Sahabat Sehat, kamu pasti sudah tahu bahwa beras merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat dunia, terutama Asia. Beras mengandung 74,90-79,95 gram karbohidrat per 100 gram. Selain itu, beras juga mengandung 6-14 gram protein, 0,50-1,08 gram lemak, 0,07-0,58 mg vitamin B1, 0,04-0,26 mg vitamin B2, dan 1,60-6,70 mg vitamin B3 per 100 gram.
Sebagai bahan makanan yang dikonsumsi secara rutin, beras bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan asupan vitamin dan zat gizi lainnya dengan cara fortifikasi. Fortifikasi adalah usaha menambahkan zat gizi yang belum ada pada suatu bahan untuk meningkatkan nilai gizinya. Tujuannya agar kebutuhan gizi masyarakat semakin terpenuhi.

Apa itu Golden Rice?
Golden rice merupakan hasil penemuan dua orang ilmuwan, yaitu Ingo Potrykus dan Peter Beyer yang termasuk dalam produk GMO (Genetically Modified Organism) atau produk hasil rekayasa genetik. Genetik dari bibit beras dimodifikasi agar menghasilkan beras yang memiliki kandungan beta-karoten yang merupakan sumber vitamin A.
Beras emas dibuat dengan menyisipkan gen pembentuk beta-karoten supaya beras mampu menghasilkan beta-karoten selama pertumbuhannya. Beta-karoten adalah pigmen merah-oranye sehingga menimbulkan warna kuning. Maka dari itu, beras ini disebut juga beras emas atau golden rice. Bibit yang telah dimodifikasi ini bisa ditanam dengan cara tradisional dan ngga memerlukan teknik khusus, loh.
Mengapa Golden Rice?
Mungkin Sahabat Sehat bertanya-tanya, kenapa harus ada golden rice? Menurut World Health Organization (WHO), defisiensi atau kekurangan vitamin A dialami oleh 230 juta anak-anak di seluruh dunia. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kebutaan, menurunnya sistem imun, hingga kematian. Oleh karena itu, upaya meningkatkan asupan vitamin A perlu dilakukan, salah satunya dengan menambahkan vitamin A dalam beras yang merupakan bahan makanan pokok yang dikonsumsi secara luas. Golden rice diharapkan bisa memenuhi kebutuhan harian vitamin A .

Manfaat Beta-karoten
Beta-karoten merupakan pro-vitamin A yang artinya adalah zat yang dapat diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Beta-karoten punya peran penting dalam fungsi penglihatan dan juga berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk mencegah penyakit degeneratif seperti jantung dan kanker. Sebenarnya beta-karoten juga banyak terkandung dalam makanan yang berwarna kuning atau oranye seperti wortel, paprika, cabai, dan aprikot.
Fortifikasi beras pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi pangan yang dikonsumsi sehari-hari supaya kebutuhan asupan gizi masyarakat terpenuhi. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi berbagai macam makanan untuk memenuhi kebutuhan gizimu ya, Sahabat Sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

waaah baru tau ada golden rice, cantik ya kirain cuma ada beras item sama beras merah, ini golden rice juga termasuk sehat ya, jadi pengen cobain