Alasan Kenapa Kamu Ngga Boleh Menolak Makanan Rumah Sakit

Halo Teman Sehat! Apakah kamu pernah dirawat di rumah sakit atau merawat seseorang yang sedang sakit? Salah satu hal yang sering bikin greget adalah kebanyakan pasien akan menolak makanan yang diberikan rumah sakit dan justru meminta dibawakan makanan dari luar. Berbagai alasan pun sering kita dengar seperti makanan rumah sakit ngga enak, ingin mengkonsumsi makanan yang biasa dimakan, lidah pahit, dan lain-lain.

Nah, poin-poin di bawah ini akan menjadi dasar pertimbangan Teman Sehat untuk ngga menolak makanan yang disajikan oleh rumah sakit. Apa aja?

1. Makanan yang disajikan ‘spesial’

Selain obat, makanan menjadi faktor yang berperan penting bagi kesembuhan seseorang. Oleh karena itu, setiap rumah sakit memiliki ahli gizi yang bertugas menentukan kebutuhan diet pasien. Makanan yang disajikan berbeda-beda sesuai dengan berat badan, berat-ringannya penyakit, kemampuan mencerna makanan, serta jenis penyakit itu sendiri. Misalnya penderita hipertensi akan diberikan diet rendah garam, jadi kebayang kan kalau pasien meminta makanan dari luar seperti bakso atau mie instan yang tinggi natrium? Tentunya obat yang diberikan ngga akan efektif selain itu bisa memperpanjang masa perawatan.

2. Makanan rumah sakit tidak enak (?)

Di saat kita sakit maka lidah terasa pahit, makanan seenak apapun ngga akan terasa nikmat. Ternyata sakit yang dialami juga mempengaruhi indera pengecap loh! Penelitian yang dilakukan pada tikus membuktikan molekul pemicu peradangan juga mempengaruhi bagaimana tikus merasakan rasa pahit. Jadi, jangan salahkan makanannya ya, karena secara fisiologis indera pengecap kita memang mengalami perubahan.

3. Terjamin kebersihannya dan keamanannya

Proses pengolahan makanan di rumah sakit memiliki standar tersendiri untuk menjamin kualitas maupun kuantitas. Mulai dari pemesanan bahan baku hingga pembersihan sisa makanan, semua ada aturannya tersendiri. Selain itu, sebelum disajikan, makanan akan di ambil sampelnya buat dicek di laboratorium untuk memastikan keamanannya. Kalau makanan yang dibeli di luar? Tentu Teman Sehat sering ragu kebersihan dan keamanannya. Makanan yang ngga higienis tersebut akan memperlambat proses pemulihan pasien.

4. Makanannya variatif dan memenuhi gizi seimbang

Teman Sehat ngga perlu khawatir bakalan bosan dengan makanan rumah sakit. Menu yang disajikan sangat bervariasi karena rumah sakit telah membuat siklus menu tersendiri. Misalnya siklus menu 10 plus 1, jadi jika Teman Sehat dirawat di rumah sakit (semoga ngga ya!) selama 10 hari, maka Teman Sehat akan memperoleh makanan yang berbeda-beda setiap harinya. Selain itu, penyajian makanan juga memenuhi prinsip gizi seimbang, dengan berbagai macam sumber protein nabati, hewani, buah, dan sayur. Ngga lupa, di masak oleh para chef terdidik dan terlatih!

Nah, ternyata makanan yang disajikan oleh rumah sakit sangat penting untuk kesembuhan dan juga memperhatikan aspek kelezatan. Jadi, masih berpikiran untuk menolak makan Rumah Sakit?

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.