Sahabat Sehat suka keripik? Makanan ini biasanya jadi camilan, rasanya yang asin gurih, pedas dan teksturnya yang renyah membuat keripik banyak disukai, bahkan sulit berhenti, berakhir dengan makan keripik dalam jumlah banyak. Berapa jumlah kalori sih yang ada dalamnya? Yuk, cek di sini supaya kamu bisa kontrol ketika makan keripik.

Keripik jenis umbi-umbian
Keripik bisa terbuat dari berbagai bahan makanan, termasuk dari berbagai jenis umbi-umbian. Dilansir Daftar Komposisi Pangan Indonesia tahun 2017 dan Fatsecret Indonesia, jumlah kalori yang terkandung di dalamnya berbeda-beda tergantung bahan yang digunakan.
Umumnya, 100 gram keripik singkong original mengandung energi sebesar 478 Kkal, sedangkan untuk keripik singkong pedas atau balado 500 Kkal. Keripik kentang 448 Kkal, keripik ubi 486 Kkal, ubi ungu 422 Kkal. Keripik gadung 446 Kkal dan keripik talas pedas dari salah satu brand mengandung sebesar 500 Kkal.
Keripik sayur, buah, dan lainnya
Ada pula keripik dari jenis buah dan sayur, seperti keripik pisang mengandung 519 Kkal dan keripik nangka 450 Kkal per 100 gram. Nah, kalau 100 gram keripik bayam mengandung 586 Kkal. Selain itu, ada keripik dari tempe yang populer, kandungan energinya sebesar 581 Kkal per 100 gram, dan keripik usus 473 Kkal.
Apa yang terjadi jika kebanyakan makan keripik?
Rerata kandungan energi 100 gram keripik adalah sekitar 400-500 Kkal. Jumlah ini bukan hanya dipengaruhi oleh bahannya, tapi juga dipengaruhi oleh cara pengolahan keripik tersebut.
Satu bungkus keripik yang dijual di pasaran berbagai macam, ada yang 20 gram, 100 gram, dan lainnya. Terbayang bukan? Bagaimana jika menghabiskan 1 bungkus keripik sekaligus? Jumlah kalori yang masuk bisa sama atau bahkan melebihi sekali makan utama.
Kebutuhan energi tiap orang berbeda, tergantung jenis, kelamin, umur, aktivitas fisik, dan faktor stress. Menurut Permenkes RI No 28 tahun 2019 tentang Angka Kebutuhan Gizi, Kebutuhan kalori usia 19-20 tahun perempuan 2250 Kkal dan laki-laki 2650 Kkal.

Jika asupan harian melebihi kebutuhan energi, disertai dengan aktivitas rendah, maka tubuh akan menyimpan kelebihan tersebut sebagai lemak. Asupan energi berlebih jadi salah satu faktor risiko berat badan naik, jika kelebihan itu berlangsung lama, bisa mengarah pada obesitas.
Ada tips lainnya?
Guna mengontrol konsumsi keripik, cek nutrition facts pada tiap kemasan. Bukan hanya jumlah kalori, kandungan natrium pada keripik juga perlu diperhatikan. Contohnya pada keripik kentang, kandungan natriumnya sampai 700 mg per 100 gram, jumlah itu sudah 35% memenuhi kebutuhan harian orang sehat. Bayangkan jika kamu mengonsumsinya hanya sebagai camilan dan belum termasuk makanan lain yang kamu konsumsi.
Jangan terlena dengan rasa keripik yang enak. Apapun yang berlebihan akan menjadi ngga baik, termasuk kalori berlebih. Cermat pilih camilan, yuk investasi kesehatan sejak dini.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Artikel ini memberikan informasi yang sangat bermanfaat bagi mereka yang peduli dengan kesehatan dan ingin menjaga pola makan yang sehat. Mengulas tentang kandungan gizi dalam berbagai jenis keripik, artikel ini memberikan pandangan yang jelas tentang jumlah kalori dalam makanan yang mungkin sering kita konsumsi tanpa disadari.
informasi yang sangat luar biasa. terima kasih
informatif article
Telkom University