Keracunan makanan telah menjadi salah satu ancaman kesehatan yang banyak terjadi. Meskipun banyak yang menganggap keracunan tidak berbahaya, penting untuk menerapakan pertolongan pertama untuk meminimalisasi risikonya.
Gejala keracunan makanan yang paling umum adalah muntah, diare, dan sakit perut. Gejala ini pada umumnya akan mereda setelah 48 jam. Jika Sahabat Sehat mengalaminya, berikut pertolongan pertama yang bisa dilakukan.

Pastikan kebutuhan air tetap terpenuhi
Dehidrasi merupakan salah satu sebab dari memburuknya gejala keracunan makanan. Diare dan muntah yang berlebihan juga dapat menyebabkan pengeluaran air terlalu banyak. Tubuh akan kesulitan berfungsi saat air dalam tubuh banyak yang hilang.
Kamu bisa membeli larutan elektrolit untuk menghindari dehidrasi parah atau bisa membuat sendiri dengan setengah sendok teh garam, 6 sendok teh gula dalam 1 liter air. Pastikan minum secara perlahan dan tidak terburu-buru.

Pastikan untuk tidak menambahkan garam atau gula lebih dari yang ditentukan, karena dapat berbahaya. Jika tetap sulit untuk mempertahankan asupan air dan tidak bisa minum sama sekali, untuk mencari pertolongan medis yang dapat memberi cairan lewat intravena.
Hindari obat anti diare
Obat anti diare memungkinkan untuk memperlambat organisme atau racun dalam tubuh terbuang. Jika kamu ragu, tanyakan kepada dokter akan gejala yang dialami. Jangan berikan obat anti diare pada bayi dan anak kecil karena berpotensi menimbulkan efek samping yang serius.
Kompres hangat perut
Perut akan terasa tidak nyaman bila mengalami keracunan makanan. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan kompres hangat di area sekitar perut untuk membantu meredakan nyeri yang dialami.
Istirahat dan makan
Sangat penting untuk menghindari aktifitas fisik yang berlebihan, ketika keracunan membuat dehidrasi. Mungkin muntah dan diare hanya berlangsung beberapa jam, jadi diperlukan waktu lebih lama untuk meningkatkan energi dengan beristirahat.
Setelah mengalami muntah, jika memungkinkan cobalah untuk makan dalam porsi kecil. Pilih makanan yang tidak memiliki rasa terlalu kuat seperti biskuit, sereal, nasi putih dan pisang.
Hubungi dokter segera bila alami gejala ini
Ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu untuk segera menghubungi dokter bila mengalami keracunan. Misalnya ketika mengalami muntah selama dua hari atau lebih, diare terus menerus selama beberapa hari, demam 38°C atau lebih, pingsan, dan merasakan sakit kepala ringan. Jangan ragu pula untuk memeriksakan diri ke dokter jika sudah mengalami kebingungan dalam melakukan penanganan sendiri.
Nah, itulah Sahabat Sehat pertolongan pertama saat terjadi keracunan makanan. Jika kamu memiliki riwayat dehidrasi, emboli, dan masalah kesehatan serius lainnya, segera periksakan ke dokter.
