5 Fakta Susu Kental Manis yang Harus Kamu Tahu

Halo Teman Sehat!

Siapa yang nggak suka susu? Selain enak, susu juga bergizi sehingga banyak orang yang menjadi susu sebagai minuman favoritnya. Bahkan dalam 4 Sehat 5 Sempurna yang sudah nggak berlaku, sudah diganti jadi Gizi Seimbang, susu merupakan bahan pangan penyempurna.

Salah satu jenis susu yang kita kenal dan udah lama banget tersedia di Indoensia adalah Susu Kental Manis (SKM) apa itu? Simak yuk 5 fakta tentang SKM!

1. SKM, Menjadikan Umur Simpan Susu Lebih Panjang.

Menurut Standard Nasional Indonesia (SNI), SKM adalah produk susu berbentuk cairan kental yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari susu segar yang telah ditambah gula.

Penambahan gula dan proses menghilankan air ini membuat SKM memiliki Activity of Water (Aw) atau air yang dapat digunakan bakteri pembusuk untuk hidup, sangat sedikit. Ini menjadikan SKM memiliki umur simpan yang lebih panjang dibanding susu segar.

Saat susu masih dalam bentuk segar, masih terkandung banyak air di susu yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri pembusuk atau Aw-nya masih tinggi.

2. Alternatif Mengonsumsi Susu yang Murah

Seperti poin pertama, SKM memiliki umur simpan yang panjang, akibatnya nggak diperlukan perlakukan khusus yang mahal dan rumit bagi produsen susu untuk menyimpan SKM. Pendistribusian susu ke pelosok nusantara juga jauh lebih mudah. Berbeda saat susu masih dalam bentuk susu segar, susu perlu ditempatkan di ruangan dengan suhu di bawah titik beku agar tidak ada bakteri yang tumbuh. Jelas metode penyimpanan ini mahal, yang berdampak pada melonjaknya harga susu segar.

3. Mengandung Berbagai Macam Zat Gizi.

Susu disebut SKM, menuru SNI jika mengandung lemak minimal 8%, laktosa (gula susu) minimal 10 % dan protein minimal 6,5 %. Lemak, laktosa, protein tersebut berasal dari susu segar asli. Jadi nggak bener ya kalau SKM hanya mengandung gula aja atau nggak mengandung gizi apa-apa.

Beberapa produk SKM juga difortifikasi dengan Vitamin A, D dan B3 dan mineral seperti kalsium, zat besi, zink yang penting untuk perkembangan dan pertumbuhan.

Ada loh produk turunan susu yang lemak, protein dan laktosa lebih rendah SKM, namanya Krimer Kental Manis (KKM). KKM juga mengandung gula lebih tinggi sehingga wujudnya lebih kental. KKM biasanya digunakan sebagai bahan campuran adonan kue, atau sebagai topping camilan manis.

4. Tidak untuk Dikonsumsi Langsung

SKM dianjurankan untuk tidak dikonsumsi langsung, namun dengan melarutkan ke segelas (200 ml) air. Atau bisa juga SKM merupakan tambahan pada martabak, es teler, es kelapa muda, bubur kacang hijau dan makanan lain.

5. No Registrasi BPOM adalah Jaminan Pangan Aman untuk Dikonsumsi.

Seperti yang sudah kami tuliskan di artikel ini, sudah teregistrasinnya suatu pangan olahan ke BPOM dibuktikan dengan adanya no MD/ML di kemasannya, berarti pangan tersebut sudah aman dan legal dikonsumsi oleh konsumen. 

Untuk SKM, semua usia aman untuk mengonsumsinya, kecuali bayi 0-11 bulan.  

Tapi ingat ya Teman Sehat, apapun yang berlebih tentu nggak baik kan?. Pangan apapun yang dikonsumi secara berlebihan akan mengakibatkan dampak negatif. Jangan lupa juga untuk menyertakan beranekaragam makanan di menu makan kamu, karena nggak ada satupun menu makan yang bisa penuhi semua kebutuhan gizi tubuh. Selain ASI sih, pada bayi 0-6 bulan. See, ASI memang yang terbaik kan?.

Itu tadi 5 Fakta Susu Kental Manis yang Harus Kamu Tahu, penulis sih suka banget siang-siang nyeruput es teler pake SKM, kalau kamu Teman Sehat? Sampaikan di kolom komentar ya!

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.