Bahaya Etilen Glikol dan Dietilen Glikol dalam Obat Sirup

Halo Sahabat Sehat! Pada 5 Oktober 2022, World Health Organization telah mengeluarkan peringatan mengenai produk obat batuk dan pilek dalam sediaan cair yang mengandung cemaran. Keempat produk obat tersebut dinyatakan terkontaminasi senyawa berbahaya yang bisa menyebabkan cedera ginjal atau acute kidney injury (AKI) hingga insiden kematian pada 66 anak di Gambia.

Keempat produk obat untuk anak ini diproduksi oleh industri farmasi di India, yakni Maiden Pharmaceuticals Limited. Ragam sirupnya adalah Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup. Analisis laboratorium WHO menyebutkan bahwa produk tersebut memiliki komposisi cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) dalam jumlah yang ngga bisa diterima.

bahaya cemaran dietilen glikol pada oba sirup
Foto: Freepik.com

Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) juga telah menghimbau dalam pernyataan secara tertulis, menyebutkan bahwa keempat obat tersebut ngga terdaftar dan beredar di Indonesia. Hingga 18 Oktober 2022, kemunculan AKI mencapai 206 kasus dari 20 provinsi di Indonesia, dengan angka kematian 99 kasus atau sebesar 48%.

Apa itu EG dan DEG dalam sediaan obat sirup?

Etilen glikol dan dietilen glikol merupakan zat kimia organik yang berwujud cairan bening, ngga berwarna, tak berbau, berasa manis dan sedikit kental. EG biasa digunakan sebagai campuran senyawa kimia dalam produk rumah tangga. Contohnya adalah komponen antibeku, cairan pencuci mobil, pendingin radiator otomotif, deterjen, minyak rem kendaraan, cat, bahan industri pelarut, dan kosmetika.

Beberapa produk farmasi menggunakan etilen glikol sebagai komponen tambahan, seperti  pelarut, pengawet, antimikroba, dan disinfektan. Keberadaan EG diperlukan untuk membantu proses produksi supaya stabilitas sediaan meningkat.

Misalnya, pembuatan sediaan obat sirup baik anak maupun dewasa, terdapat suatu senyawa tambahan guna melarutkan bahan aktif, yaitu zat pelarut seperti gliserin dan propilen glikol. Etilen glikol dan dietilen glikol bisa ditemukan sebagai kontaminan dalam zat pelarut tersebut.

dampak etilen glikol pada obat sirup bagi kesehtan
Foto: Freepik.com

Dampak EG dan DEG bagi kesehatan

Rasa manis yang dimiliki oleh EG seringkali membuat anak meminum obat hingga mencapai di luar dosis keamanannya. Jika terhirup, senyawa ini bisa teroksidasi menjadi produk beracun, yaitu asam oksalat.

Di dalam peredaran darah tubuh, etilen glikol akan mengalami metabolisme menjadi senyawa kimia yang bersifat asam, yakni asam glikolat dan asam oksalat. Keasaman menyebabkan kesenjangan osmol yang mengancam jiwa.

Efek toksik pada tubuh manusia adalah kerusakan sistem saraf pusat, jantung dan ginjal hingga menyebabkan kematian. Gejalanya beragam, yakni sakit perut, diare, muntah, ngga bisa buang air kecil (BAK), sakit kepala, dan perubahan kondisi mental.

Jika Sahabat Sehat sedang membutuhkan obat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan apoteker atau dokter, ya.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Sari YNI. 2022. Etilen glikol dan dietilen glikol dalam obat sirup resmi dilarang BPOM. https://www.sehatq.com/artikel/etilen-glikol-dan-dietilen-glikol. Diakses 19 Okt 2022

CDC. Ethylene Glycol. https://www.cdc.gov/niosh/ershdb/emergencyresponsecard_29750031.html. Diakses 18 Okt 2022

BPOM. Penjelasan BPOM RI Tentang Sirup Obat Untuk Anak di Gambia. https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/155/Penjelasan-BPOM-RI-Tentang-Sirup-Obat-Untuk-Anak-Di-Gambia–Afrika-Yang-Terkontaminasi-Dietilen-Glikol-Dan-Etilen-Glikol.html. Diakses 19 Okt 2022

Thiagarajan K. WHO investigates cough syrups after death. BMJ. https://www.bmj.com/content/379/bmj.o2472.full. Diakses 19 Okt 2022

Baskoro A. 2022. Benarkah ethylene glycol picu reaksi adversi obat? Harian Disway: Sehat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.