Diet Mediterania, Kenali Sebelum Ikuti!

Sahabat Sehat, pernahkan mendengar tentang diet Mediterania? Berdasarkan namanya, tentu diet ini mengadopsi dari negara yang terletak disekitar Laut Mediterania. Negara mana saja ya, yang dimaksud di dalamnya? Seperti apakah diet Mediterania itu dan bagaimana manfaatnya? Semuanya akan di bahas dalam ulasan berikut.

mengenal diet mediterania
Foto: Freepik.com

Diet Mediterania, Apa itu?

Diet Mediterania (Mediterranean diet) merupakan pola makan yang diadopsi dari pola makan masyarakat tradisional yang hidup di wilayah Laut Mediterania. Wilayah tersebut diantaranya Perancis, Italia, Spanyol, Yunani, Kroasia, Lebanon hingga Monako. Diet Mediterania fokus pada konsumsi makanan yang berasal dari bahan nabati dan mengutamakan konsumsi lemak tak jenuh.

Makanan yang dikonsumsi dalam diet tipe ini berfokus pada kualitas makanan secara keseluruhan. Bukan hanya fokus pada jenis makanan tunggal atau kelompok makanan tertentu.

Sahabat Sehat yang menerapkan diet jenis ini akan mengatur pola maknnya supaya bisa mendapatkan asupan gizi yang lengkap dari bahan seperti serealia, kacang-kacangan, sayur, buah, hasil perikanan, dan beberapa diantaranya melengkapi dengan penggunaan herba dan rempah.

diet mediterania dan manfaatnya bagi tubuh
Foto: Freepik.com

Manfaat Diet Mediterania bagi Kesehatan

Pola makan dalam diet tipe ini mengurangi bahkan membatasi asupan daging merah, gula sederhana, sumber serealia yang sudah tidak utuh (refined grain), dan makanan yang sudah mengalami pemrosesan. Berdasarkan hal tersebut, diungkapkan beberapa hasil penelitian yang menunjukkan bahwa diet ini baik untuk menurunkan berat badan dan mencegah beberapa penyakit kronis.

Sebagian besar komponen pangan yang dikonsumsi dalam diet ini merupakan makanan dengan kandungan komponen bioaktif yang tinggi. Misalnya seperti antioksidan, asam lemak tak jenuh rantai tunggal (monounsaturated fatty acid), dan asam lemak tak jenuh rantai jamak (polyunsaturated fatty acid).

Konsumsi pangan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak yang diperoleh dari ikan dan hasil perikanan lainnya memberikan banyak manfaat kesehatan bagi pelaksana diet. Selain itu, konsumsi pangan dengan kandungan komponen bioaktif yang tinggi dapat memberikan potensi kesehatan yang baik seperti pencegahan hipertensi, pencegahan penyumbatan pembuluh darah, pencegahan oksidasi berlebihan di dalam tubuh, mencegah diabetes, dan lainnya.

Diet Mediterania dilaksanakan bukan hanya dengan mengatur pola makan saja loh, Sahabat Sehat! Kamu juga perlu mengatur kegiatan fisik, mengurangi level stress, sharing makanan dengan teman, sahabat, dan keluarga, serta melakukan kegiatan positif lainnya. So, sudah siapkah kamu untuk memulai diet Mediterania?

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Davis, C., Bryan, J., Hotgson, J., dan Murphy, K. 2015. Definition of the Mediterranean Diet: A Literature Review. Nutrients (7): 9139–9153. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30817261/. Diakses pada 18 Oktober 2022.

Gunnars, K. 2021. https://www.healthline.com/nutrition/mediterranean-diet-meal-plan#what-is-it. Diakses pada 15 Oktober 2022.

Hinzey, E. 2022. https://health.usnews.com/best-diet/mediterranean-diet. Diakses pada 15 Oktober 2022.

Martínez-González, M.A., Gea, A., dan Ruiz-Canela, M. 2019. The Mediterranean Diet and Cardiovascular Health: A Critical Review. Circulation Research. 124 (5): 779-798. ]https://www.ahajournals.org/doi/epub/10.1161/CIRCRESAHA.118.313348. Diakses pada 18 Oktober 2022.

Mayo Clinic. 2021. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/mediterranean-diet/art-20047801. Diakses pada 15 Oktober 2022.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.