Teman Sehat, apakah kamu sedang menunggu lahirnya si kecil? Yap, kehamilan merupakan hal yang sangat membahagiakan bagi seorang perempuan. Saat hamil, pasti kamu sering sekali dapat saran dari orang-orang terdekat kamu terkait kegiatan dan makanan apa yang perlu dilakukan oleh ibu hamil.
Ngga jarang kamu juga menuruti semua saran yang didapat. Sebenarnya, saran itu baik buat kamu tetapi kamu juga perlu tahu bahwa ngga semua saran harus selalu dilakukan. Yuk, cek beberapa mitos di bawah ini!
Ikan membuat si kecil ‘amis’
Kamu pernah dengar statement yang satu ini? Yap, ada loh anggapan bahwa makan ikan pada saat hamil akan membuat bayi setelah lahir menjadi beraroma ‘amis’. Tapi apakah benar? Anggapan ini nggak perlu kamu percaya ya, karena menurut berbagai penelitian, konsumsi daging ikan di masa kehamilan justru sangat dibutuhkan untuk perkembangan si kecil.

Ikan mengandung sejumlah mineral seperti zat besi (Fe) yang sangat dibutuhkan oleh orang yang sedang dalam masa kehamilan, mengingat rentannya ibu hamil terkena anemia atau kurang darah. Dilansir dari tulisan FAO, konsumsi ikan selama masa kehamilan dapat mengurangi risiko perkembangan otak yang kurang sempurna pada si kecil.
Kacang hijau agar kulit si kecil putih
Warna kulit pada seseorang sebenarnya bergantung dari genetik yang terkandung di dalamnya. Warna kulit si kecil juga dipengaruhi oleh pigmen (zat warna) kulit, yaitu melanin. Kandungan zat melanin yang tinggi, akan menyebabkan warna kulit menjadi lebih gelap, begitupun sebaliknya.

Nah, karena itulah belum ada studi lanjutan yang menyatakan bahwa konsumsi kacang hijau bisa memengaruhi warna kulit si kecil nantinya. Tapi, kamu bisa memanfaatkan zat gizi lain yang ada di kacang hijau untuk tubuhmu, loh! Kandungan asam folat di dalamnya, akan mendukung perkembangan otak dan kesehatan si kecil di dalam kandungan.
Minum es berpengaruh pada ukuran bayi
Ada yang bilang, mengonsumsi air es atau es akan berpengaruh pada ukuran tubuh si kecil, benarkah? Yap, sebetulnya belum ada studi yang menunjukan adanya hubungan antara konsumsi air es dengan bertambahnya ukuran si kecil di dalam perut. Tapi akan lain ceritanya ya, jika kamu berlebihan dalam mengonsumsi air es yang mengandung banyak gula, seperti es teh, es sirup, dan lain sebaginya.

Konsumsi gula yang berlebih akan cenderung meningkatkan kadar gula darah pada ibu hamil. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Trisnasiwi, asupan zat gizi yang berlebih cenderung akan meningkatkan kadar gula darah yang berlebih pula. Zat gizi yang kurang atau melebihi dari kebutuhan cenderung akan berdampak buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan janin.
Jadi jangan takut untuk minum es, ya! Kamu bisa tetap merasakan kesegaran es dengan mengonsumsi es krim atau yogurt. Hal ini dikarenakan kandungan gizi di dalam susunya seperti kalsium, protein, dan vitamin cenderung dibutuhkan oleh ibu hamil.
Gimana nih, masih percaya dengan beberapa mitos diatas? jangan ya bumil. Cari tahu kebenarannya lebih dulu itu penting. Selain itu, bicarakan pula dengan dokter kehamilan untuk mengatahui lebih lanjut bagaimana kondisi kehamilan bumil ya. Tetap semangat menanti kelahiran si kecil ya bumil!
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP
