Bolehkah Berlari setiap Hari?

Teman Sehat, sudah tahu kan kalau berlari itu banyak sekali manfaatnya bagi tubuh. Mulai dari bisa meningkatkan mood hingga menjaga kesehatan jantung. Ternyata, melakukannya setiap hari kurang baik bagi tubuh dan berisiko bagi kesehatanmu, loh! Kira-kira apa ya, risikonya?

Sebaiknya ngga dilakukan setiap hari

Ketika kegiatan lari dilakukan setiap hari, maka otot dan jaringan yang sama akan digunakan terus-menerus. Nah, hal ini bisa menyebabkan kedua bagian tersebut terbebani dan mengalami kelelahan.

Edward Laskowski MD, seorang profesor physical medicine and rehabilitation, mengatakan bahwa berlari memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Tapi, kamu tetap perlu menjaga otot dan jaringan tubuh agar tetap fresh dan ngga mengalami stres karena diberikan beban yang sama setiap harinya.

Melakukannya setiap hari, juga meningkatkan risiko mengalami overuse injury, yaitu cedera yang terjadi ketika melakukan aktivitas fisik secara berlebihan. Biasanya, cedera ini terjadi pada bagian otot, tendon dan ligamen. Selain itu, kamu lebih berisiko merasakan nyeri dan peradangan pada otot serta tendon di sepanjang tulang kering.

Baiknya kapan waktu yang tepat?

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, kalau kamu berlari setiap hari akan meningkatkan risiko cidera pada tubuh. Nah, karena itulah kamu disarankan untuk melakukannya di antara 3-5 hari dalam seminggu agar bisa mendapatkan manfaatnya.

Nelson, seorang coach of the personal training, menyarankan berlari selama 30-45 menit, termasuk melakukan pemanasan dan pendinginan. Beliau juga mengatakan, jangan langsung berlari secepat mungkin. Cobalah untuk memulai dengan jalan kaki selama beberapa menit, lalu lanjutkan dengan jogging ringan dan baru mulai berlari.

Setelah kamu mulai rutin berlari, ngga ada salahnya untuk meningkatkan jarak berlari. Kamu juga perlu memperhatikan peningkatan jaraknya agar ngga berlebihan. Disarankan untuk meningkatkan jarak tempuh ngga lebih dari 10% setiap minggunya, agar risiko cederanya bisa dicegah.

Siapkan hari untuk beristirahat

Olahraga ini, memang penting bagi kesehatan tubuhmu. Tapi, menyiapkan hari untuk istirahat juga ngga kalah penting, karena akan memberikan kesempatan tubuh untuk memulihkan diri.

Menurut Laskowski, ada beberapa tanda yang menunjukan tubuh butuh istirahat. Mulai dari nyeri otot secara terus-menerus, hingga adanya pembengkakan pada bagian otot atau persendian tubuh.

Berapa lama waktu istirahat yang dibutuhkan, sangat tergantung gejala yang dirasakan oleh tubuh. Jika kamu merasakan nyeri otot biasa, biasanya butuh 1-2 hari agar bisa pulih kembali.

Nah, Teman Sehat, sekarang sudah tahu kan, risiko berlari secara berlebihan? Yap, meskipun banyak manfaatnya sebaiknya tetap dikontrol ya, saat melakukannya. Kamu juga bisa memberikan variasi olahraga bagi tubuh, seperti berenang atau bermain basket agar ngga cepat bosan. So, jangan lupa bagikan artikel ini jika bermanfaat, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.