Espresso atau kopi lainnya? Para pecinta kopi pasti tahu bahwa espresso adalah kopi terpahit, tanpa gula, dan harganya termurah. Hal ini karena espresso merupakan kopi hitam panas, pekat, dan kental yang disajikan dalam cangkir mini, tanpa tambahan gula atau apapun.
Espresso diracik menggunakan mesin khusus bertekanan tinggi yang melarutkan biji kopi giling dengan semburan air panas. Rasa kopi yang kuat dengan kafein yang tinggi ini memang berkhasiat menahan kantuk dan membuat lebih berenergi.
Meskipun demikian, kandungan kolesterolnya juga tinggi. Lalu, bagaimana cara aman minum espresso?

Paling Baik Diminum Pagi Hari
Sebenarnya, espresso bebas diminum kapan saja. Akan tetapi, kafeinnya yang tinggi dan bermanfaat untuk menahan kantuk, perlu dimanfaatkan. Bagi Sahabat Sehat yang bekerja sehariab, maka bisa mengawali hari dengan secangkir espresso. Tubuh menjadi kembali berenergi dan lebih berkonsentrasi saat bekerja atau melakukan hal lainnya.
Jika Diminum Sore Hari, Imbangi dengan Olahraga dan Air Putih
Jika suka ngopi di sore hari dan memilih espresso, maka imbangilah dengan kegiatan olahraga dan minum air putih yang cukup. Olahraga atau aktivitas fisik ringan lainnya mampu menyalurkan energi yang diperoleh dari kafein tersebut, sehingga waktu tidur malam tidak terganggu dan kamu tetap bisa bangun pagi untuk beraktivitas keesokan harinya.
Lebih Aman Memilih One Shot Espresso
Single atau double shot espresso? Semuanya bebas tergantung selera. Akan tetapi, lebih disarankan untuk memilih single atau one shot espresso. Alasannya supaya lebih rendah kafein dan kadar sajiannya.

Pasalnya, one shot espresso menggunakan bubuk kopi lebih sedikit yaitu 9-12 gram, sedangkan double shot menggunakan 16-24 gram. One shot juga menggunakan single basket berkapasitas 7-9 gram (58 mm), sedangkan double shot menggunakan basket double berkapasitas 15 gram.
Maksimal Mengonsumsi 4 Cangkir per Hari
Dilansir dari laman Hello Sehat, batas konsumsi kopi bagi sebagian besar orang adalah tidak lebih dari 4 cangkir setiap harinya. Akan tetapi, ini merupakan batas rata-rata yang belum tentu berlaku untuk semua orang.
Seseorang dengan kondisi khusus, seperti obesitas, diabetes, asam lambung, atau penyakit jantung perlu mengurangi asupan kopi. Oleh karena itu, perlu dikonsultasikan dengan dokter apakah diperbolehkan minum kopi espresso, mengingat kadar kafein dan kalorinya yang tinggi.
Pada Kondisi Khusus, 1-2 Cangkir Kopi Lebih Aman
Berdasarkan studi yang dilakukan peneliti dari Arctic University, Norwegia, University of Oslo, dan University of Gothenburg, Swedia, seseorang yang mengonsumsi 3-5 cangkir espresso setiap harinya mempunyai kadar kolesterol tinggi dalam darahnya. Oleh karena itu, jika memiliki kondisi kesehatan tertentu lebih aman untuk minum 1-2 cangkir.
Meskipun demikian, seseorang jarang mengonsumsi atau ngga mampu menoleransi kafein, minum 1-2 cangkir setiap hari saja sudah bisa meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Jadi, sebaiknya hindari minum setiap hari untuk menghindari risiko.
Itulah beragam saran supaya tetap bisa menyesap espresso yang nikmat tanpa perlu khawatir berlebih akan kondisi kesehatan setelahnya. Sahabat Sehat bisa mempertimbangkan beberapa hal sesuai kondisi masing-masing.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
