Hari Kesehatan Nasional, COVID-19 Masih Jadi Prioritas

Halo Sahabat Sehat! Sudah tahu 12 November merupakani Hari Kesehatan Nasional? Tema hari kesehatan nasional ke-57 kali ini adalah ‘Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku’ berkaitan dengan situasi yang masih pandemi, maka perayaan hari ini tidak lepas dari penanganan COVID-19, seperti apa? Let’s check it out!

hari kesehatan nasional 2021, covid-19
Foto: Pexels.com

Bersama bangun Indonesia sehat

Hari kesehatan nasional ngga lepas dari pesan satu ini. Bangun Indonesia sehat, bukan berarti dari sektor kesehatan saja. Tetapi, semua bidang, baik ekonomi, politik, pembangunan, dan lain sebagainya harus bergerak untuk bangun Indonesia sehat.

Anak diare yang sakit sudah dapat pengobatan dari layanan kesehatan, jika faktor penyebab seperti pasokan air bersih atau jamban sehat tidak terlaksana maka akan pengobatan sia-sia. Begitulah gambaran, kenapa kita harus capai Indonesia sehat bersama-sama.

Lawan COVID-19, ayo vaksin!

Membahas tentang COVID-19 tentu ngga lepas dari vaksinasi. Indonesia sudah menerapkan vaksin sejak bulan Januari 2021. Beberapa jenis vaksin yang berlaku adalah AstraZeneca, Sinovac, Sinopharm, Moderna, dan Pfizer. Siapa saja yang bisa vaksin? Hingg saat ini, baik laki-laki maupun perempuan berusia minimal 12 tahun, termasuk ibu hamil sudah boleh divaksin.

Vaksin diberikan setelah melalui beberapa prosedur skrining kesehatan oleh tenaga medis. Jadi tak perlu khawatir, jika ditemukan kondisi tertentu yang ngga memungkinkan untuk vaksin maka vaksin ngga akan diberikan atau bisa juga ditunda. Beberapa orang dengan penyakit tertentu kemungkinan juga butuh surat rekomendasi dari dokter yang menangani.

Faktanya persentase vaksinasi di Indonesia hingga kini masih belum mencapai target. Dikutip dari laman resmi vaksin Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pada November 2021, cakupan vaksin dosis satu sekitar 60 persen, dan dosis dua sekitar 38 persen.

hari kesehatan nasional 2021, covid-19
Foto; Pexels.com

Ada beberapa faktor yang menghambat vaksin masih belum mencapai 100%, misalnya seperti  masyarakat  masih takut atau ngga percaya dengan efektivitas vaksin, adanya persepsi buruk tentang vaksin, dan ragu pada keamanannya. Selain itu, faktor fleksibilitas dalam mengakses vaksin atau kondisi fisik yang ngga memungkinkan untuk vaksin, seperti ada penyakit tertentu juga masih menjadi penyebabnya. Bagaimana dengan Sahabat Sehat, apa sudah vaksin?

Protokol kesehatan harus tetap jalan

Sudah lama new normal berlaku, fasilitas umum, sekolah, pasar, telah berjalan. Oleh karena itu, untuk mencegah penyebaran dan mengatasi COVID-19, tentu kamu perlu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Apa saja? Pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Meskipun sudah vaksin, tetap jaga protokol kesehatan, ya!

Rayakan Hari Kesehatan Nasional dengan bersama bangun Indonesia sehat, dan lawan COVID-19! Bukan hanya tiga poin itu yang penting, jaga kesehatan dari segi pola makan sehat bergizi seimbang, lakukan aktivitas fisik dan jaga kesehatan mental juga penting, ya Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Joyosemito, I. S., & Nasir, N. M. (2021). Gelombang Kedua Pandemi Menuju Endemi COVID-19: Analisis Kebijakan Vaksinasi Dan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Di Indonesia. Jurnal Sains Teknologi Dalam Pemberdayaan Masyarakat, 2(1). http://36.91.136.44/index.php/JSTPM/article/view/718. Diakses 9 November 2021.

Kementerian Kesehatan RI. 2021. Sehat Negeriku, Tumbuh  Indonesiaku. https://promkes.kemkes.go.id/download/fqip/files23560Final-Buku%20Panduan%20HKN%20ke-57.pdf. Diakses 9 November 2021

Kementerian Kesehatan. 2021. Vaksinasi COVID-19 Nasional. https://vaksin.kemkes.go.id/#/vaccines. Diakses 9 November 2021

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.