Hari Membawa Bekal Nasional, Apa Aja yang Harus Kamu Tahu?

Halo Teman Sehat! Tahukah kamu bahwa setiap tanggal 12 April diperingati sebagai hari membawa bekal nasional? Sejak tahun 2013, Kementrian Kesehatan, Kementrian Pendidikan, BPOM, dan perusahaan multi-nasional asal Amerika mencanangkan setiap tanggal 12 April sebagai hari membawa bekal nasional. Menarik bukan?

Teman Sehat pasti sering mendengar kasus diare, tipes, atau muntaber yang terjadi pada anak-anak akibat kebiasaan jajan sembarangan. Kegiatan membawa bekal dari rumah, khususnya bagi anak sekolah, merupakan salah satu cara untuk meminimalisir meningkatnya penyakit menular tersebut. Tentunya, makanan yang dibawa dari rumah lebih terjamin kebersihan, kandungan gizi, serta keamanannya.

Kebiasaan membawa bekal juga bisa menjauhi kita dari risiko penyakit tidak menular (PTM). Kemenkes RI merekomendasikan pemenuhan gizi seimbang melalui program “Isi Piringku”. Nah, jangan sampai asal-asalan dalam membawa bekal! Teman Sehat harus memastikan semua kelompok makanan berikut ada dalam kotak bekal:

  • Makanan pokok

Untuk sumber bahan makanan yang satu ini pasti udah ngga asing lagi bagi Teman Sehat. Makanan pokok seperti nasi, kentang, ubi, mie, dll merupakan sumber karbohidrat yang akan menjadi pemasok energi bagi tubuh. So, jangan sampai terlewatkan ya!

  • Lauk-pauk

Lauk pauk terdiri dari sumber hewani dan nabati. Alangkah baiknya Teman Sehat bisa mengombinasikan kedua jenis lauk-pauk ini disetiap makan. Sebagai sumber protein/asam amino, lauk pauk berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, dan perbaikan sel-sel tubuh.

  • Buah dan sayur

Buah dan sayur menyediakan berbagai mikronutrien (vitamin dan mineral) untuk menjalankan fungsi optimal tubuh. Makin berwarna sayur dan buah dalam bekal Teman Sehat maka semakin baik karena mengandung mikronutrien yang beragam. Nah, zat gizi ini yang bakal bikin kamu lebih semangat, sehat, dan ceria!

Supaya kegiatan membawa bekal lebih aman, nyaman, dan menyenangkan, Yuk, simak tips-tips membawa bekal berikut!

  • Pilih kotak bekal yang aman

Pada produk yang berbahan dasar plastik biasanya terdapat kode 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7. Sebaiknya Teman Sehat menghindari penggunaan wadah yang berlabel 3, 6, dan 7. Wadah 1, 2, 4, dan 5 merupakan wadah yang aman untuk menyimpan makanan dan minuman.

  • Dinginkan semua bahan makanan terlebih dahulu

Makanan panas yang terperangkap dalam kotak bekal akan menimbulkan uap sehingga makanan pun akan menjadi lembek dan berair

  • Jangan menyatukan semua makanan

Memasukan semua makanan menjadi satu dalam kotak bekal bukan merupakan ide yang bagus. Selain mengganggu estetika, hal ini juga membuat rasa dari makanan menjadi ngga karuan. Alangkah baiknya Teman Sehat memasukan lauk/sayur ke wadah-wadah kecil agar tidak tercampur.

  • Buah tertentu sebaiknya tidak dipotong

Buah seperti apel atau pir yang biasanya menjadi favorite saat membawa bekal sebaiknya dibawa secara utuh atau dipotong seketika akan dimakan.

  • Membuat siklus menu

Membawa bahan makanan yang itu-itu saja tentunya akan membosankan dan bisa berujung pada menurunnya nafsu makan. Nah, membuat siklus menu merupakan ide bagus buat mengatasi masalah yang satu ini!

Nah, itu lah beberapa informasi seputar kegiatan membawa bekal yang perlu Teman Sehat ketahui. Yuk, share juga pengalaman kamu dalam membawa bekal dengan mengisi kolom komentar di bawah ini!

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *