Teman Sehat, hampir sebagian orang mengartikan diet dengan prinsip ‘ngga mengkonsumsi’ salah satu zat gizi, seperti karbohidrat, lemak atau protein. Padahal diet sebenarnya memiliki arti menjaga atau mengatur pola makan, loh!
Di zaman yang serba instan ini, sudah banyak masyarakat yang melakukan pola diet untuk menjaga kesehatan. Ada beberapa jenis diet terkenal di Indonesia, seperti diet OCD (Deddy Corbuzier), diet 5:2, diet mayo, dan sebagainya. Tapi, kamu tahu ngga?Ternyata ada diet baru, yaitu ‘MIND Diet’ yang katanya bisa mencegah penyakit Alzheimer loh.
Benar ngga sih? Penasaran, so let’s check it out!
Apa sih MIND Diet?
MIND diet merupakan gabungan dari dua jenis diet yang bertujuan untuk menurunkan resiko terkena penyakit Alzheimer dan memperlambat penurunan kesehatan otak akibat faktor penambahan usia. Diet ini, pertama kali dikembangkan di salah satu Universitas yang ada di negara Chicago pada tahun 2015.

Kata ‘MIND’ diambil dari singkatan Mediterranean-Dash Intervention for Neurodegenerative Delay. Diet ini menyatukan diet mediteranian dan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet mediteranian ditujukan untuk menurunkan berat badan, sedangkan diet DASH bertujuan untuk mengurangi resiko penyakit hipertensi.
Gabungan keduanya, tebukti bisa menunjang fungsi otak, menurunkan risiko demensia, dan juga menjaga daya ingat otak khususnya pada orang yang memasuki lanjut usia.
Do it!

Secara garis besar, makanan yang berasal dari nabati (tumbuhan) sangat dianjurkan, khususnya yang mengandung antioksidan, seperti:
- Sayuran berdaun hijau
- Buah berry
- Kacang-kacangan
- Minyak zaitun
- Biji gandum utuh
- Kacang polong
- Ikan
- daging (ayam, sapi, kambing dan hasil peternakan lainnya)
Don’t eat this!

Sedangkan, makanan yang harus dikurangi atau dibatasi yaitu:
- Butter dan margarin
- Keju
- Daging merah (daging yang masih mentah atau setengah matang)
- Gorengan
- Makanan yang mengandung gula tinggi (permen dan lainnya)
Hubungan MIND Diet dengan Alzheimer
Alzheimer merupakan salah satu sindrom yang menyebabkan ukuran otak mengkerut dan mengecil, sehingga penderita akan sering merasa lupa atau daya memorinya lemah. Salah satu hal yang ditekankan pada diet MIND adalah makanan yang dikonsumsi banyak mengandung zat antioksidan.

Zat antioksidan bisa menangkal paparan radikal bebas yang ada di lingkungan maupun makanan. Jika terus terpapar oleh radikal bebas, sel otak bisa mengalami kerusakan. Oleh karena itu, antioksidan bisa mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Selain memperbanyak konsumsi antioksidan, diet ini juga mengatur pola tidur yang cukup dan melarang kamu untuk merokok.
Nah, gimana Teman Sehat? Ngga ada salahnya kan, kamu mencoba diet MIND. Selain bisa menurunkan berat badan, diet ini juga bisa menjaga kesehatan otak kamu, loh! Tapi ingat, apapun cara diet yang dilakukan, kamu harus terus melakukannya agar mendapatkan hasil yang terbaik. Jangan lupa share pengalaman diet kamu di sini, ya!
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP
