Ketahui 3 Prinsip Penting Asupan Setelah Donor Darah

Teman Sehat, tahukah kamu bahwa tubuh bisa meregenerasi sel-sel darah merah selama 48 jam setelah donor darah? Ternyata selain menolong sesama, donor darah juga membantu tubuh agar tetap sehat dan bugar. Nah, buat kamu yang rutin atau ingin mendonorkan darahnya, ada rekomendasi makanan dan minuman yang disarankan untuk dikonsumsi atau bahkan sebaiknya dihindari setelah donor darah, loh! Apa saja kandungan dan contoh asupan setelah donor darah? Yuk, simak ulasan berikut ini!

1. Pastikan tubuh terhidrasi cukup

person on chair donating blood

Teman Sehat, sebelum dan sesudah melakukan donor darah, jaga kondisi cairan tubuh kamu dengan minum sekitar 500 mL air. Selain itu, pastikan tubuh kamu dalam keadaan fit, apabila sedang berpuasa pastikan sudah makan dan minum saat sahur menggunakan menu yang cukup dan seimbang.

2. Asupan yang membantu regenerasi sel darah

Meskipun secara fisiologis tubuh akan melakukan regenerasi, kamu bisa mempertimbangkan konsumsi makanan dengan kandungan gizi berikut:

cooked dish on gray bowl

a. Zat besi
Kandungan zat besi pada daging merah, ikan, unggas, bayam dan kacang-kacangan dapat membantu pembentukan sel darah merah baru yang berguna dalam proses transpor oksigen tubuh, loh. Selain itu, makanan sumber zat besi ini bisa dikombinasikan dengan buah jeruk, jambu biji, atau yang buah tinggi vitamin C  lainnya. Vitamin C berguna membantu penyerapan zat besi oleh tubuh.

b. Asam folat (Vitamin B9)
Contoh makanan tinggi asam folat seperti hati, kacang, asparagus, dan sayuran berdaun hijau seperti bayam atau brokoli.

c. Riboflavin (Vitamin B12)
Teman Sehat, kandungan vitamin B12 juga akan membantu produksi sel darah merah, loh. Umumnya, vitamin B12 bisa ditemukan di sumber pangan tinggi asam folat dan zat besi seperti telur, kacang-kacangan, brokoli, asparagus, dan serealia.

d. Vitamin B6
Konsumsi makanan tinggi Vitamin B6 akan membantu produksi sel darah merah. Contohnya, daging, unggas, ikan, telur, buah-buahan, dan sayuran yang tinggi kandungan pati seperti kentang dan umbi-umbian.

3. Hindari konsumsi minuman berkafein

Kopi, Minuman, Hot, Makan, Sarapan, Kuku, Kuku Hybrid

Dengan mengonsumsi asupan setelah donor darah yang tepat, tubuh akan tetap bugar dan terhindar dari kondisi pusing dan lemas. Akan tetapi, kamu juga harus kurangi minuman dengan kandungan kafein seperti kopi dan teh. Kafein dalam tubuh akan mengganggu proses penyerapan zat besi.

Nah, ternyata bukan hal yang sulit untuk menjaga tubuh tetap fit setelah donor darah, kan? Lakukan donor darah sesuai prosedur yang telah ditentukan dan jangan lupa konsumsi asupan makanan yang bergizi seimbang ya! Donate Blood, Save Lives, Stay Healthy! Jangan lupa bagikan informasi bermanfaat ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Selamat Hari Palang Merah Indonesia!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *