Teman Sehat, apakah kamu pernah mengalami siklus menstruasi yang ngga teratur? Mungkin kamu akan mengira hal ini terjadi karena stres yang kamu alami dan cenderung membiarkannya. Tapi, sebaiknya hati-hati dengan gejala tersebut, jika dibiarkan dan ngga ditangani dengan baik akan membahayakan, loh! Yuk simak penjelasan berikut ini.
Polycystic Ovary Syndrome

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan suatu kondisi sistem reproduksi perempuan yang disebabkan adanya kelainan pada hormon endokrin. Sindrom ini biasanya terjadi pada perempuan berusia 20-30 tahun, seseorang yang mengalami PCOS juga memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami infertilitas.
Penyebabnya bisa saja karena ada riwayat infertilitas, mengalami gangguan menstruasi, pola hidup yang ngga sehat, sering mengalami gangguan mood dan kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan.
Gejala PCOS

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) ditandai dengan :
- Menstruasi yang ngga teratur, gejala ini merupakan gejala PCOS yang paling umum dialami.
- Hirutisme. Kondisi ini saat seseorang mengalami pertumbuhan rambut secara berlebihan di tempat yang ngga seharusnya. Pasien yang mengalami PCOS mengalami hal ini karena kenaikan produksi androgen, namun jarang terjadi.
- Resistensi Insulin. Penderita PCOS mengalami resistensi insulin yang menyebabkan meningkatnya produksi androgen pada ovarium.
- Hampir setengah dari wanita yang mengalami PCOS juga mengalami obesitas, yang juga mengakibatkan risiko munculnya penyakit kardiovaskular.
Teman sehat, jika kamu mengalami ciri-ciri berikut ini bisa saja kamu mengalami PCOS. Jika ngga segera ditangani, kamu bisa mengalami komplikasi yang akan terjadi di masa depan seperti gangguan metabolik, penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi, displidemia, dan beresiko menjadi kanker ovarium maupun payudara.
Tips yang bisa kamu lakukan

- Konsultasikan ke dokter. Jika kamu merasakan gejela PCOS jangan ragu untuk segera melakukan konsultasi ke dokter, ya.
- Suplementasi Vitamin D. Biasanya, perempuan yang mengalami PCOS juga mengalami kekurangan vitamin D. Oleh karena itu, pemberian suplementasi vitamin D bisa mencegah infertilitas pada wanita yang mengalami sindrom ini.
- Terapkan gaya hidup sehat. Yuk, mulai coba lakukan kebiasaan hidup sehat seperti mengonsumsi makananb bergizi seimbang dan tidur yang cukup.
- Lakukan aktivitas fisik. Aktif bergerak, ternyata bisa menjadi salah satu cara untuk menekan risiko terjadinya PCOS dan membuat tubuhmu lebih bugar, loh! Ngga perlu lakukan aktivitas yang berat, cukup berolahraga dengan tertur dan terukur.
Nah, itulah penjelasan terkait Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Jika kamu merasakan beberapa gejalanya, ngga perlu ragu untuk segera cek ke dokter, ya Teman Sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP
