Ketahui 4 Gejala Polycystic Ovary Syndrome

Teman Sehat, apakah kamu pernah mengalami siklus menstruasi yang ngga teratur? Mungkin kamu akan mengira hal ini terjadi karena stres yang kamu alami dan cenderung membiarkannya. Tapi, sebaiknya hati-hati dengan gejala tersebut, jika dibiarkan dan ngga ditangani dengan baik akan membahayakan, loh! Yuk simak penjelasan berikut ini.

Polycystic Ovary Syndrome

Apa itu Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Foto; Pixabay.com

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan suatu kondisi sistem reproduksi perempuan yang disebabkan adanya kelainan pada hormon endokrin. Sindrom ini biasanya terjadi pada perempuan berusia 20-30 tahun, seseorang yang mengalami PCOS juga memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami infertilitas.

Penyebabnya bisa saja karena ada riwayat infertilitas, mengalami gangguan menstruasi, pola hidup yang ngga sehat, sering mengalami gangguan mood dan kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan.

Gejala PCOS

Gejala Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Foto: Pixabay.com

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) ditandai dengan :

  1. Menstruasi yang ngga teratur, gejala ini merupakan gejala PCOS yang paling umum dialami.
  2. Hirutisme. Kondisi ini saat seseorang mengalami pertumbuhan rambut secara berlebihan di tempat yang ngga seharusnya. Pasien yang mengalami PCOS mengalami hal ini karena kenaikan produksi androgen, namun jarang terjadi.
  3. Resistensi Insulin. Penderita PCOS mengalami resistensi insulin yang menyebabkan meningkatnya produksi androgen pada ovarium.
  4. Hampir setengah dari wanita yang mengalami PCOS juga mengalami obesitas, yang juga mengakibatkan risiko munculnya penyakit kardiovaskular.

Teman sehat, jika kamu mengalami ciri-ciri berikut ini bisa saja kamu mengalami PCOS. Jika ngga segera ditangani, kamu bisa mengalami komplikasi yang akan terjadi di masa depan seperti gangguan metabolik, penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi, displidemia, dan beresiko menjadi kanker ovarium maupun payudara.

Tips yang bisa kamu lakukan

Tips jika mnegalami Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
Foto: Pixabay.com
  • Konsultasikan ke dokter. Jika kamu merasakan gejela PCOS jangan ragu untuk segera melakukan konsultasi ke dokter, ya.
  • Suplementasi Vitamin D. Biasanya, perempuan yang mengalami PCOS juga mengalami kekurangan vitamin D. Oleh karena itu, pemberian suplementasi vitamin D bisa mencegah infertilitas pada wanita yang mengalami sindrom ini.
  • Terapkan gaya hidup sehat. Yuk, mulai coba lakukan kebiasaan hidup sehat seperti mengonsumsi makananb bergizi seimbang dan tidur yang cukup.
  • Lakukan aktivitas fisik. Aktif bergerak, ternyata bisa menjadi salah satu cara untuk menekan risiko terjadinya PCOS dan membuat tubuhmu lebih bugar, loh! Ngga perlu lakukan aktivitas yang berat, cukup berolahraga dengan tertur dan terukur.

Nah, itulah penjelasan terkait Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Jika kamu merasakan beberapa gejalanya, ngga perlu ragu untuk segera cek ke dokter, ya Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Elena dan Melisa. 2019. Inovasi Terapi Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menggunakan Targeted Drug Therapy Gen CYP19 rs2414096. Journal Farmaka : Volume 17 Nomor 1
http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/20829

Wahyuni dkk. 2015. Hubungan Resistensi Insulin dengan Gambaran Klinis Sindrom Ovarium Polikistik. JournalKesehatan Andalas :  Vol 4, No 3 (2015)
http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/385

Aziza dan Kurniati. 2019. Suplementasi VitaminD pada Wanita dengan Polycystic Ovarian Syndrome(PCOS). Journal Ilmiah Kesehatan Universitas Sandi Husada Vol10, No, 2, Desember 2019.
https://akper-sandikarsa.e-journal.id/JIKSH/article/view/140

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.