Kiat Ajari Anak Kewajiban dan Tanggung Jawab

peran orang tua dalam mengajari anak tanggung jawab
Foto: Pexels.com

Sahabat Sehat, Hari Anak Sedunia ditetapkan oleh PBB menekankan mengenai hak anak. Mencakup non-diskriminasi, hak hidup, perlindungan dan pengembangan anak. Memberikan pendidikan merupakan kewajiban orang tua, termasuk di dalamnya mendidik anak menjadi pribadi bertanggung jawab. Anak perlu memahami balance hak dan kewajiban. Tugas orang tua memastikan ‘Berani berbuat, berani tanggung jawab’ tertanam pada diri anaknya.

Arti Tanggung Jawab

Tanggung jawab didefinisikan sebagai melakukan hal yang seharusnya dan menerima konsekuensi atas perbuatan sendiri. Tanggung jawab memiliki beberapa dimensi, yakni sesuatu yang diharapkan untuk dilakukan, bertanggung jawab berarti melakukan hal yang seharusnya dan menerima tanggung jawab yakni menerima pujian atau mengakui kesalahan. Tanggung jawab selalu berpasangan dengan konsekuensi.

Konsekuensi bisa berupa hal positif maupun negatif. Dalam tataran hukum dan kehidupan sosial terdapat aturan, kewajiban dan konsekuensi, dimana setiap individu termasuk anak-anak perlu memenuhi aturan tersebut. Ketika dewasa kelak mampu menjalankan perannya sebagai bagian masyarakat.

Ketaatan vs Tanggung Jawab

Orang tua terkadang bingung membedakan antara taat dan tanggung jawab. Mayoritas orang tua menginginkan anaknya menjalankan segala yang mereka perintah dan berlaku sebagai otoritas yang selalu benar. Perilaku seperti ini bukan mengajarkan tanggung jawab tetapi ketaatan.

Orang tua dalam mengajarkan tanggung jawab layaknya memberi anak ruang untuk mengerti bahwa suatu kewajiban merupakan tanggung jawab yang perlu dilakukan. Dengan memberikan ruang, maka anak akan berpikir bahwa kewajiban dan tugas bukan sebagai beban karena disuruh, tetapi menjadi hal yang memang sepatutnya dilakukan.

Peran Orang Tua dalam Melatih Tanggung Jawab

Terkadang orang tua bertanya apakah terlalu keras atau terlalu sabar dalam mendidik anaknya. Perlu disadari bahwa orang tua selain memberi kasih sayang, juga bertindak sebagai otoritas layaknya hukum yang memandu perilaku anak. Penjabaran peran dan bentuk tanggung jawab, diantaranya:

mengajari anak tanggung jawab
Foto: Pexels.com

Peran Pengasuhan

Orang tua selayaknya memberikan kasih sayang dan dukungan psikologis kepada anak. Saat menjalankan peran pengasuhan, orang tua bersikap lembut seperti bersedia mendengar anak, memperlakukan dengan baik, menghargai pendapat dan mendorong mereka tumbuh menjadi individu dengan karakter positif.

Peran Eksekutif

Orang tua menentukan batasan, menanamkan kedisiplinan, perilaku dan budi pekerti, mewariskan nilai dan moral, serta membimbing. Menerapkan standar perilaku dan konsekuensi atas pelanggaran. Orang tua berhak dan wajib mengatakan tidak, memberi anak kesempatan untuk dealing dengan situasi, ketidakpuasan, dan bersikap. Konsekuensi merupakan cara meminta anak bertanggung jawab dan akhirnya memahami pentingnya tanggung jawab. Berikut contoh tanggung jawab untuk anak.

Kebersihan

Biarkan mereka mulai membersihkan peralatan habis makan dan mainan, menata kamar, melipat selimut. Tekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, peralatan dan ruang.

Pola makan dan olahraga

Anak akan mengikuti pola makan dan kebiasaan orang tua. Usahakan kamu juga menerapkan hidup sehat, memahami kebutuhan gizi, dan olahraga. Libatkan anak dalam belanja, beri pengertian mengenai pola hidup sehat dan ajak berolahraga.

Kehidupan sosial dan pertemanan

Sopan santun ditularkan, beri contoh perilaku baik, beri pengertian bila salah. Dalam pertemanan, anak masih sulit mengendalikan emosi dan sering kali orang tua membela anaknya. Jadilah otoritas netral, bantu anak dan temannya menyelesaikan masalah, dengarkan penjelasan mereka, dan beri konsekuensi sesuai bobotnya.

Pendidikan sekolah

Support anak untuk belajar, dorong minat bakatnya. Tekankan pentingnya pendidikan, bukan pentingnya nilai. Jangan bebankan ekspektasi berlebih, tetapi percayakan bahwa dia bertanggungjawab untuk mengerjakan tugasnya.

Yuk, latih anak untuk bisa bertanggung jawab mulai dari tindakan kecil yang bisa mereka lakukan. Semoga informasi ini bermanfaat, Sahabat Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Anonim. 2020. What is responsibility?. https://talkingtreebooks.com/teaching-resources-catalog/definitions/what-is-responsibility.html. Diakses 19 November 2021.

Markham, L. 2021. 15 Tips to Raise a Responsible Child. https://www.ahaparenting.com/read/responsibility. Diakses 19 November 2021.

The Center of Parenting Education. 2021. https://centerforparentingeducation.org/library-of-articles/responsibility-and-chores/developing-responsibility-in-your-children/. Diakses 19 November 2021.

UNICEF. 2021.How to Teach About World Children’s Day. https://www.unicefkidpower.org/how-to-take-part-world-childrens-day/. Diakses 19 November 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.