Penyakit kolera ini rentan terjadi bila ketersediaan air bersih sangat minim. Karena kemungkinan masyarakat menggunakan air yang tersedia yang tak diketahui kebersihannya, walaupun terlihat keruh dan berbau. Lebih jelasnya, yuk simak artikel berikut!

Tentang kolera
Kolera disebabkan oleh infeksi bakteri Vibrio cholerae yang pada umumnya disebarkan melalui air yang terkontaminasi. Dehidrasi dan diare parah merupakan penyebab dari kolera. Jika dibiarkan maka akan Semaka fatal, bahkan dalam beberapa jam saja dan orang yang sehat sebelumnya. Terdapat 1,3 sampai 4 juta orang yang terjangkit kolera per tahunnya dan sekitar 21 sampai 143 ribu orang meninggal setiap tahunnya, menurut WHO.
Selain itu, negara industri dalam pengelolaan air dan limbah dapat menghilangkan kolera. Namun, kolera masih ada di Asia Tenggara, Haiti dan Afrika. Juga risiko tertinggi terjadi pada masyarakat yang terkena bencana alam, sedang perang dan kemiskinan yang terjadi di daerah tempat tinggalnya.

Langkah cegah kolera
Langkah pertama yang bisa dilakukan agar dari kolera yaitu dengan menggunakan air bersih dan layak untuk minum, membuat es, mencuci, menyikat gigi, dan menyiapkan makanan. Salah satu sumber air bersih dan layak konsumsi yang bisa digunakan adalah air kemasan. Jika tidak tersedia air kemasan, gunakan air yang telah direbus dengan benar. Bisa juga dengan air yang telah disaring dengan filter atau diklorinasi untuk menghilangkan bakteri yang mengontaminasi air.
Jika menyaring air, gunakan alat dengan ukuran pori kurang dari atau sama dengan 0,3 mikron dan proses air dengan disinfektan seperti klorin, klor dioksida, atau yodium. Selalu simpan air yang telah diproses dalam wadah yang bersih dan tertutup. Jika produk pengolahan klorin tidak tersedia, merebus adalah cara efektif untuk menjadikan air aman digunakan.
Jika merebus air pun tidak bisa, proses air dengan pemutih rumah tangga. Tambahkan 8 tetes untuk 1 galon air atau 2 tetes untuk setiap 1 liter air. Tunggu hingga 30 menit sebelum diminum. Selain itu, sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih dan pastikan makanan yang akan kamu makan terhindar dari kontaminasi dan aman untuk dikonsumsi.
Faktor risiko terinfeksi bakteri penyebab kolera
Tak hanya karena penggunaan air yang tidak bersih. Risiko terjangkit kolera juga dapat disebabkan oleh sanitasi lingkungan yang buruk. Anak-anak, orang lanjut usia, dan orang yang sedang mengonsumsi antasida, penghambat H-2, atau penghambat pompa proton, serta tidak memiliki perlindungan asam lambung untuk membunuh bakteri penyebab kolera juga lebih berisiko terinfeksi penyakit ini. Infeksi juga bisa berasal dari mengonsumsi kerang yang kurang matang atau mentah.
Sahabat Sehat itulah, informasi seputar penyakit kolera. Tetap waspada dan lakukan upaya pencegahan yang bisa dilakukan.
