Manfaat Bawang Putih Dalam Menurunkan Kolesterol

Sahabat Sehat pasti sering mendengar kata kolesterol, tapi tahukah kamu apa itu hiperkolesterolemia? Hiperkolesterolemia adalah kondisi medis yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah secara tidak normal. WHO mendefinisikan hiperkolesterolemia sebagai tingginya kadar kolesterol total yaitu di atas 240 mg/dL.

Lalu, apa ya kira-kira dampak dari kadar kolesterol yang tinggi? Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti dislipidemia, hipertensi atau tekanan darah tinggi dan stroke. Namun perlu diketahui bahwa ada beberapa bahan makanan yang mampu membantu menurunkan kadar kolesterol, salah satunya adalah bawang putih.

manfaat kesehatan bawang putih
Foto: Pixabay.com

Mekanisme Bawang Putih dalam Menurunkan Kadar Kolesterol 

Menurut Sahabat Sehat bagaimana cara bawang putih membantu menurunkan kadar kolesterol? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Stabler pada tahun 2012 menunjukkan bawang putih terbukti memiliki efek menurunkan kolesterol total yaitu dengan cara menurunkan kadar kolesterol LDL atau yang biasa dikenal dengan kolesterol “jahat”. Penelitian tersebut menemukan bahwa mengonsumsi suplemen bawang putih dapat mengurangi kadar kolesterol total rata-rata 17 mg/dL.

Selain itu, bawang putih juga dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL atau yang juga dikenal sebagai kolesterol “baik” dan mencegah penumpukan plak di pembuluh darah. Mengonsumsi suplemen bawang putih dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL rata-rata 3,1 mg/dL. Selanjutnya bawang putih juga dapat meningkatkan metabolisme kolesterol. Suatu studi menemukan bahwa mengonsumsi bawang putih mengurangi kadar enzim HMG-CoA reduktase yang terlibat dalam pembentukan kolesterol di hati.

Cara Mengonsumsi Bawang Putih untuk Menurunkan Kolesterol

Bawang putih mentah

Bawang putih mengandung zat yang bernama allisin yang terbukti memiliki efek dalam menurunkan kolesterol. Cara mengonsumsinya yaitu dengan menghancurkan atau memotong siung bawang putih dan menambahkan ke dalam piring makan Sahabat Sehat. Namun, bawang putih mentah memiliki aroma yang sangat kuat dan menyengat, jadi Sahabat Sehat mungkin perlu memulainya dengan jumlah kecil dan secara bertahap meningkatkan jumlahnya seiring waktu. 

bawang panggang utnuk redakan kolesterol
Foto: Pexels.com

Bawang putih panggang

Memanggang bawang putih dapat membantu melembutkan aroma dan rasa, serta membuatnya lebih enak untuk dikonsumsi. Cara memanggang bawang putih adalah dengan mengupas bawang putih dan lumasi dengan minyak zaitun kemudian bungkus dengan alumunium. Panggang dalam oven pada suhu 180-200°C selama 30-40 menit atau sampai siung lunak dan menjadi karamel. Bawang putih panggang dapat digunakan dalam berbagai hidangan, seperti sup, semur, dan olesan.

Suplemen bawang putih

Suplemen bawang putih telah tersedia secara luas dan dikonsumsi dalam bentuk pil atau kapsul. Suplemen ini biasanya mengandung allisin dosis terkonsentrasi dan senyawa lainnya. Apabila Sahabat Sehat ingin mengonsumsi suplemen tersebut, penting untuk berbicara dengan dokter karena suplemen tersebut dapat berinteraksi dengan obat lain dan mungkin memiliki efek samping.

Sekarang Sahabat Sehat sudah mengetahui bahwa bawang putih merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki kemampuan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol. Meskipun begitu, kamu tetap perlu mengupayakan makan makanan gizi seimbang untuk mendapatkan zat gizi yang lebih optimal, serta memerhatikan cara pengolahan makanan terutama dengan cara digoreng untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak dan kolesterol dalam tubuh.

Ditulis oleh:
Destiana Florencia, S.Gz
S1 Gizi Universitas Diponegoro, Semarang

 

 

Referensi

Stabler SN, Tejani AM, Huynh F, Fowkes C. 2012. Garlic for the prevention of cardiovascular morbidity and mortality in hypertensive patients. Cochrane Database Syst Rev. 15;2012(8):CD007653. doi: 10.1002/14651858.

Ried K, Toben C, Fakler P. 2013l Effect of garlic on serum lipids: an updated meta-analysis. Nutr Rev. 71(5):282-99. doi: 10.1111/nure.12012.

Rahman, K., Lowe, G. M., & Smith, A. 2006. Garlic and cardiovascular disease: a critical review. Journal of Nutrition, 136(3), 736S-740S.

Gardner, C. D., Lawson, L. D., Block, E., & Chatterjee, L. M. 2001. Effect of raw garlic vs commercial garlic supplements on plasma lipid concentrations in adults with moderate hypercholesterolemia: a randomized clinical trial. Archives of Internal Medicine, 161(14), 1707-1714.

Stevinson, C., & Ernst, E. 2000. Garlic for treating hypercholesterolemia: a meta-analysis of randomized clinical trials. Annals of Internal Medicine, 133(6), 420-429.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.