Intip Kacang Lokal Indonesia yang Kaya Manfaat

Halo, Teman Sehat! Kacang-kacangan bisa jadi salah satu alternatif cemilan sehat karena merupakan sumber protein dengan kadar lemak yang rendah. Selama ini, kacang-kacangan yang biasa dianggap cemilan sehat umumnya berasal dari luar negeri, seperti almond, hazelnut, walnut, pecan, pistachio, sehingga memiliki harga yang cukup tinggi. Tapi ternyata, Indonesia juga punya aneka jenis kacang yang ga kalah sehat, loh! Here we go!

kacang-kacangan lokal asli indonesia
Foto: Pixabay.com
  • Kacang Hijau

Kacang hijau dikenal melalui olahannya yang cukup terkenal, yakni bubur kacang hijau dan minuman sari kacang hijau. Meski setelah direbus kandungan proteinnya menjadi setengah dari kacang almond, tapi ada banyak manfaat kesehatan kacang hijau.  Seperti meningkatkan kadar hemoglobin pada darah, meningkatkan produksi ASI, dan menurunkan kolesterol.

  • Kacang Merah

Kacang merah merupakan kacang yang unik karena bisa dijadikan berbagai macam olahan, mulai dari es campur, bubur, isian onde-onde dan bakpau, hingga sup serta gulai. Kacang yang berbentuk seperti ginjal ini merupakan sumber protein rendah lemak yang mampu mengontrol gula darah dan berat badan.

Hal ini dikarenakan kacang merah punya nilai indeks glikemik yang rendah. Kacang merah yang diolah menjadi yogurt bisa meningkatkan kolesterol HDL atau yang biasa disebut kolesterol baik, dan dapat menurunkan kadar glukosa darah dan kolesterol total pada remaja putri obesitas.

  • Kacang Kedelai

Kacang kedelai, kacang-kacangan lokal asli indonesia
Foto: Pixabay

Kacang kedelai merupakan bahan baku tempe dan tahu yang biasa kamu makan sehari-hari. Kacang ini memiliki nilai indeks glikemik rendah, sehingga baik untuk penderita diabetes. Serat di dalam kacang kedelai bisa membuat kenyang lebih lama, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

Sule alias susu kedele merupakan salah satu olahan kacang kedelai yang banyak disukai karena bisa meningkatkan produksi ASI, menurunkan kadar glukosa darah puasa pada wanita prediabetes, dan sebagai menu alternatif terapi hipertensi. Varietas kacang kedelai lainnya, yakni kedelai hitam juga memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol dan tekanan darah.

  • Kacang Tolo (Tunggak)

Kacang tolo tunggak, kacang lokal asli indonesia
Foto: Pixabay.com

Kacang tolo biasa dicampurkan pada masakan krecek, tumisan, atau sebagai bahan tabur bubur ayam. Senyawa fitosterol yang terkandung di dalamnya berpotensi menurunkan kadar kolesterol darah dan mampu mengontrol kadar gula darah karena nilai indeks glikemiknya rendah. Mengonsumsi olahan kacang tolo juga bisa meningkatkan kadar hemoglobin, loh!

Jenis kacang lainnya

Selain kacang-kacangan yang sudah disebutkan, masih ada lagi kacang lokal Indonesia lainnya yang juga kaya manfaat, seperti kacang polong, kacang gude, kacang koro, kacang mede, dan kacang tanah. Tapi, kacang-kacangan biasanya juga mengandung senyawa antigizi seperti asam fitat, antitripsin, oligosakarida, hemaglutinin yang bisa mengganggu kesehatan. Tapi ngga perlu khawatir karena senyawa tersebut bisa hilang jika telah diolah dengan baik, yakni dengan cara direndam, dipanaskan, atau melalui proses fermentasi.

Jangan lupa untuk tetap konsumsi makanan yang beragam dan hindari penggunaan gula, garam, dan lemak berlebihan saat mengolah kacang-kacangan, ya! Dikarenakan bisa menurunkan manfaat yang akan diperoleh. So, selamat berkreasi dengan aneka jenis kacang-kacangan Indonesia!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Pemberian Kacang Hijau sebagai Upaya Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri
http://lpp.uad.ac.id/wp-content/uploads/2017/05/28.-umi-faridah215-222.pdf

Suheti, E., Indrayani, T., & Carolin, B. (2021). Perbedaan Pemberian Jus Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Kacang Hijau (Vigna Radiata) terhadap Ibu Hamil Anemia. Retrieved 19 February 2021, from http://ejurnal.husadakaryajaya.ac.id/index.php/JAKHKJ/article/view/145

Ginting, D., Tarigan, L., & Handayani, D. (2020). PENGARUH SARI KACANG HIJAU TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU NIFAS. JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK)3(1), 96-104. doi: 10.35451/jkk.v3i1.526

Marsono, Y., Wiyono, P., & Noor, Z. (2012). INDEKS GLISEMIK KACANG-KACANGAN [Glycemic Index of Selected Legumes]. Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan13(3), 211. Retrieved from https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jtip/article/view/4433

Wulandari, D. L., Putriningtyas, N. D., & Wahyuningsih, S. (2020). Potensi yogurt Kacang Merah terhadap Kadar Kolesterol HDL pada Remaja Obesitas (Studi Dilakukan pada Mahasiswa Gizi Universitas Respati Yogyakarta). Sport and Nutrition Journal2(1), 10-16. https://doi.org/10.15294/spnj.v2i1.38452

LOI, H. (2021). PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG KEDELAI HITAM TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK PAKAM. Retrieved 19 February 2021, from http://repo.poltekkes-medan.ac.id/xmlui/handle/123456789/1095

MODIFIKASI STICK KACANG TOLO DALAM PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN REMAJA PUTRI DI DESA SUGIHARJO. (2021). Retrieved 19 February 2021, from http://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jukep/article/view/1367/770

Sugijanto, N. E., Makayasa, C. H., Deseria, G., Bridgeta, R. A., Putri, M. R., Setiawan, C. D., & Sugijanto, S. (2020). Identifikasi Pengaruh proses Perebusan Dan Penggorengan Kacang Tolo (Vigna unguiculata L. Walp.) terhadap Komposisi Fitosterol. JURNAL FARMASI DAN ILMU KEFARMASIAN INDONESIA7(1), 7. https://doi.org/10.20473/jfiki.v7i12020.7-18

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.