Sahabat Sehat, kamu pasti sudah sering melihat produk minuman sari buah dan minuman rasa buah. Namun, mungkin kamu sadar bahwa pilihan produk minuman sari buah jauh lebih sedeikit dibanding minuman rasa buah. Masalahnya, banyak orang yang belum memahami perbedaan antara kedua jenis minuman ini dan implikasinya bagi kesehatan.

Minuman Sari Buah vs Minuman Rasa Buah
Minuman sari buah dibuat dari campuran sari buah dan air dengan atau tanpa penambahan gula dan bahan tambahan pangan (BTP) lainnya. Minuman sari buah harus setidaknya mengandung 35% sari buah di dalamnya. Bila pada kemasan ngga tertulis 100% sari buah, maka bisa dipastikan bahwa minuman sari buah itu sudah mengalami pengenceran dengan air. Dengan begitu, konsumen perlu lebih teliti dan ngga terkecoh menganggap bahwa apa yang mereka beli adalah 100% sari buah.
Minuman rasa buah berbeda dengan minuman sari buah. Minuman rasa buah dibuat menyerupai minuman sari buah, nyatanya kandungan utamanya adalah gula dan air yang ditambakan perasa buah-buahan. Minuman berlabel fruit drink, punch, cocktail, beverage atau memiliki ‘ade’ di akhir nama misalnya lemonade, yang mengindikasikan bahwa minuman ini bukanlah sari buah yang sebenarnya. Minuman ini dibuat dengan tambahan gula atau mungkin mengandung sirup jagung fruktosa tinggi.
Sebuah penelitian tahun 2020 menemukan bahwa lebih dari 45% minuman dengan buah-buahan pada labelnya justru ngga memiliki kandungan sari buah pada bahan. Beberapa diantaranya mengandung kurang dari 2% sari buah. Peraturan tentang kandungan sari buah yang sebenarnya dalam minuman buah bervariasi dari satu negara ke negara lain, mayoritas mensyaratkan minimal 5% sari buah terkandung dalam minuman rasa buah.
Concern terkait Minuman Sari Buah
Produk berlabel 100% sari buah hanya mengandung gula alami dari buah, tetapi perlu diketahui meskipun gula seluruhnya berasal dari sumber alami, tubuh memperlakukan semua jenis gula dengan cara yang sama. Terlalu banyak gula dari sumber apa pun dapat menyebabkan kerusakan gigi, kenaikan berat badan, diabetes, dan masalah kesehatan lainnya.
Meskipun beberapa sari buah menyediakan vitamin dan mineral penting, makan buah utuh menyediakan serat, antioksidan, dan nutrisi lain, yang bekerja secara sinergis untuk menyehatkan tubuh, melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas, dan berkontribusi pada kesehatan usus, gigi, dan gusi.

Pilihan Terbaik untuk Minuman Sari Buah
Bila mana Sahabat Sehat menyukai minuman sari buah, terdapat beberapa pilihan sari buah yang dianggap paling kaya manfaat. Sari buah apel kaya akan antioksidan seperti flavonoid yang membantu menetralisir radikal bebas yang bisa merusak sel. Sari buah jeruk tinggi vitamin C yang baik untuk kesehatan kulit dan membantu penyerapan zat besi. Salah satunya, sari buah raspberry yang merupakan sumber vitamin C yang baik ditambah mengandung salisilat yang bertindak sebagai pengencer darah alami. Sari buah mangga sebagai sumber vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.
Sahabat Sehat, sudah tahu kan beda minuman sari buah dan minuman rasa buah terletak pada persen sari buah yang di kandungnya? Meski, minuman sari buah punya kandungan sari buah tinggi, makan buah utuh juga bisa dilakukan untuk memperoleh manfaat buah secara maksimal.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

O
La