Ketahui Kandungan Gizi Kacang Lentil

Hallo Sahabat Sehat! Apakah kamu pernah melihat atau mengonsumsi kacang lentil? Kacang ini memang ngga sepopuler jenis kacang lainnya. Perlu kamu ketahui, kacang ini banyak mengandung manfaat  buat kesehatan tubuh, karena bukan hanya manambah asupan gizi tapi juga mengandung antioksidan. Lebih jelasnya, yuk simak penjelasan di bawah ini!

Mengenal kacang lentil

Kacang lentil (Lens sp.) dengan nama family Fabaceae yang merupakan tanaman yang berasal dari Timur Tengah. Namun, kini telah dikonsumsi oleh banyak negara di dunia, terutama di beberapa negara berkembang.

kandungan gizi kacang lentil
Foto: Pixabay.com

Kacang lentil merupakan sumber karbohidrat, mineral dan protein. Sayangnya, kacang lentil memerlukan waktu pengolahan yang cukup lama, sehingga masih jarang diminati. Selain itu, kacang ini juga dianggap memiliki rasa yang kurang sedap, oleh karena itu perlu diolah bersamaan dengan bahan lain dan bumbu penyedap, seperti rempah, supaya rasanya lebih enak.

Kandungan gizinya

Kacang lentil mengandung 22,7% protein, 13% serat, 2% gula, 2,60% mineral, dan 50% karbohidrat. Mineral yang terkandung, yaitu natrium, seng, fosfor, kalium, zat besi dan kalsium. Vitamin yang terkandung dalam kacang lentil yaitu vitamin B1, B2, B3, B4, B6, E dan C. Di dalamnya juga terkandung asam folat yang baik untuk ibu hamil, selenium untuk mencegah imflamasi, dan serat yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Kacang lentil bisa ditemukan dalam warna yang beragam, ini menandakan bahwa kacang lentil mengandung antioksidan karotenoid, tokoferol, saponin dan fitosterol. Selain itu, juga mengandung senyawa tanin, fenolat, dan asam fitat. Beberapa penelitian menyatakan bahwa mengkonsumsi kacang lentil secara teratur dapat menurunkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

olahan sup kacang lentil
Foto: Pixabay.com

Menu makanan dengan kacang lentil

Pertama ada gnocchi panggang dengan taburan lentil. Gnocchi adalah jenis pasta dari Italia yang ditambahkan dengan sayuran seperti brokoli, zukini, atau bayam yang ditaburi dengan keju dan bisa ditambahkan dengan kacang lentil.

Selain itu, biasanya kacang lentil juga ditambahkan pada kari dan sup krim. Kalau Sahabat Sehat suka makanan fast food, kamu bisa menambahkan kacang lentil pada adonan patty burger, pizza, maupun ditambahkan ke dalam salad.

Sahabat Sehat, kacang lentil sangat kaya akan kandungan gizi, sehingga bermanfaat bagi tubuh. Jika kamu bosan mengonsumsi jenis kacang yang populer, seperti kacang tanah atau kacang merah, kamu bisa mencoba kacang ini dengan mengolahnya menjadi makanan yang kamu sukai.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Elle, C. 2020. 7 Kreasi Lentil, Kacang Khas Timur Tengah yang Kaya Nutrisi. https://www.idntimes.com/food/recipe/amp/crhisterra/7-kreasi-lentil-c1c2?page=all#page-2. Diakses 8 Januari.

Faris, M. A. E., & Attlee, A. (2017). Lentils (Lens culinaris L.): a novel functional food. https://www.researchgate.net/publication/307473366_Lentils_Lens_culinaris_L_A_Novel_Functional_Food. Diakses 8 Februari 2023.

Joshi, M., Timilsena, Y., & Adhikari, B. (2017). Global production, processing and utilization of lentil: A review. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2095311917617933. Diakses 8 Februari 2023.

Pratita, A. T. K., & Fathurohman, M. (2021). Aktivitas Antioksidan Minuman Fungsional Berbahan Baku Kacang Lentil Merah (Lens culinaris Medik). https://www.e-journal.unper.ac.id/index.php/PHARMACOSCRIPT/article/view/615. Diakses 8 Februari 2023.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.