Ngga Butuh Karbohidrat? Benarkah?

Teman Sehat, pasti kamu pernah mendengar diet rendah karbohidrat untuk menurunkan berat badan, ya kan? Tapi tunggu dulu, informasi ini harus kalian cermati baik-baik, karena pengurangan konsumsinya secara drastis, ngga baik loh buat tubuh kamu. Mau tahu apa alasannya? Yuk, simak penjelasannya di sini!

 Apa sih, manfaatnya?

  • Sumber energi utama

Yap. sebagian besar sel di dalam tubuh, membutuhkan glukosa (gula sederhana) sebagai sumber energinya, khususnya sel-sel otak. Karbohidrat lebih mudah dipecah dan dimetabolisme menjadi glukosa dibandingkan dengan protein dan lemak.

Oleh karena itu, kamu butuh mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat  dengan jumlah yang cukup, untuk metabolisme tubuh setiap harinya. Jika kebutuhannya ngga tercukupi, maka dampaknya kamu akan sulit berkonsentrasi dan membuat emosi menjadi ngga stabil.

  • Perlindungan terhadap tubuh

Karbohidrat berfungsi mencegah terurainya massa otot. Saat berolahraga, zat gizi yang pertama kali dirombak oleh tubuh menjadi energi adalah karbohidrat. Oleh karena itu,  konsumsi zat gizi ini yang cukup bisa melindungi massa otot kamu. Kenapa hal ini penting, karena saat massa otot digunakan sebagai sumber energi, maka perlindungan tehadap tubuh kamu akan lebih rendah.

  • Penyerapan dan hidrasi

Beberapa jenis karbohidrat, bisa membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam usus maupun penyerapan sari makanan yang akan diedarkan ke seluruh tubuh. Karbohidrat juga membantu keefektifan penyerapan air ke dalam tubuh.

  • Mood, tidur, dan nafsu makan

Di dalam otak, terdapat jaringan penghubung yang disebut serotonin. Yap, serotonin akan membantu mengatur mood kamu, termasuk keinginan untuk tidur dan makan. Rendahnya kandungan serotonin, bisa membuat kamu mudah depresi dan ngga bisa tidur dengan tenang. Selain itu. serotonin juga membantu mengatur rasa lapar dan kenyang sehingga kamu bisa merasa “puas” saat makan.

Gimana ya, kalau kamu mengonsumsinya berlebihan?

Ingat ya, semua yang berlebihan itu ngga baik, loh buat kamu! Termasuk mengonsumsi karbohidrat. Konsumsi karbohidrat yang melebihi batas, bisa meningkatkan timbunan lemak di dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko terjadinya obesitas. Kamu pasti sudah tahu, kalau obesitas merupakan pintu gerbang terjadinya diabetes, hipertensi dan penyakit lainnya. So, perhatikanlah konsumsi makanan kamu!

Yuk, konsumsi dengan tepat!

Ada 3 jenis karbohidrat yang perlu kamu tahu, yaitu:

  1. Gula sederhana (seperti madu, buah)
  2. Pati (seperti roti, pasta, sereal)
  3. Serat pangan (seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian)

Sebaiknya, konsumsi karbohidrat yang ideal sekitar 50-60% dari kebutuhan energi. Mulailah membiasakan mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti roti gandum, sayur, buah dan biji-bijian untuk mendapatkan energi yang berkelanjutan (continue). Hal ini dilakukan agar kamu ngga mudah merasa lapar.

So, be smart ya Teman Sehat! Jangan pernah menelan informasi mentah-mentah, sebelum mencari tahu sumbernya dan dampak positif-negatifnya! Jangan lupa share pengalaman kalian di bawah ini, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *