Hai Sahabat Sehat! Mungkin kamu pernah mendengar tentang penyakit kusta. Tapi sebenarnya apa sih penyebabnya? Kemudian, bagaimana upaya pencegahanya? Yuk, kenalan dengan kusta dari penjelasan berikut ini!
Apa itu kusta?
Kusta (Lepra, Morbus Hansen) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini bisa menyerang segala usia dan bukan merupakan penyakit keturunan. Bakteri Mycobacterium leprae biasanya menyerang bagian saraf tepi, kulit, mukosa (mulut), saluran pernapasan bagian atas, sistem retikuloendotelia, mata, otot, tulang, dan testis.

Bila ngga ditangani, kusta bisa menyebabkan kerusakan pada bagian kulit, saraf, anggota gerak, hingga mata. Kemudian, bila penderita ngga mengonsumsi obat sesuai anjuran, bakteri bisa terus tumbuh dan berkembang hingga penderita berisiko mengalami kecacatan. Sifatnya yang mudah menular juga membuat penyakit ini berpotensi menjadi wabah yang menjangkit banyak orang, loh!
Dari mana asal Mycobacterium leprae?
Bakteri penyebab kusta, Mycobacterium leprae merupakan bakteri yang tumbuh pesat pada bagian tubuh yang bersuhu lebih dingin seperti tangan, wajah, kaki, dan lutut. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh, kemudian menuju sel pada saraf tepi. Setelah itu, akan berkembang biak di dalam sel. Ketika sel pecah, bakteri tersebut akan menyebar untuk menginfeksi sel yang lain, salah satunya pada kulit.
Bakteri penyebab penyakit ini bisa ada di dalam tubuh selama 2-5 tahun sebelum menimbulkan gejala. Kusta bisa menular melalui kontak langsung dengan penderita dalam waktu yang lama. Selain melalui kontak, kusta bisa juga menular melalui udara atau saluran pernapasan, saluran pencernaan, atau gigitan serangga.
Bagaimana cara mencegahnya?
Cara utama yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan, yakni dengan menerapkan gaya hidup yang bersih, mulai dari kebersihan diri dan lingkungan. Misalnya seperti memiliki ketersediaan air bersih yang cukup, serta sistem pengelolaan sampah dan ventilasi yang baik.

Sebisa mungkin, batasi kontak langsung dengan penderita. Bagi tenaga kesehatan, perlu menerapkan SOP yang berlaku, seperti menggunakan APD, masker, handschoon, dan menjaga posisi 45o saat berbicara. Selain itu, menjaga imunitas tubuh juga ngga kalah penting untuk dilakukan.
Sahabat Sehat, kini kamu sudah mengenal penyakit kusta dan upaya pencegahannya. Ada baiknya untuk terus konsisten dalam berperilaku hidup sehat dan menjaga kondisi lingkungan sekitar supaya ngga menjadi media berkembangnya penyakit. Yuk, tingkatkan kesadaran untuk hidup bersih dan sehat mulai dari diri sendiri.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
