Perlindungan Konsumen dengan Maximum Residue Limits

Sahabat Sehat, secara farmakologi penggunaan bahan kimia dalam produksi komoditas pangan mungkin meninggalkan residu. Residu ini dapat mengancam kesehatan manusia. Guna melindungi konsumen dari kemungkinan bahaya residu, maka harus memenuhi regulasi terkait MRL (Maximum Residue Limit). 

batasan aman kandungan zat kimia dalam pangan
Foto: Pixabay.com

Apa itu Maximum Residue Limits (MRL)? 

Maximum residue limits adalah konsentrasi maksimum residu bahan kimia yang legal pada komoditas pangan dan pakan ternak. MRL direkomendasikan oleh Codex Alimentarius Commision dan dinyatakan dalam mg residu pestisida/kg hasil pertanian (ppm). 

MRL membantu instansi berwenang untuk memonitor apakah bahan kimia pada komoditas pangan telah digunakan sesuai aturan yang berlaku. MRL juga berfungsi sebagai standar perdagangan ekspor dan impor. Bila suatu komoditas melebihi MRL, maka komoditas tersebut tidak dihasilkan sesuai Good Agricultural Practice (GAP). Komoditas yang tak memenuhi MRL dilarang untuk dijual dan bila sudah masuk pasaran akan di recall dan juga bisa dimusnahkan setelahnya. 

Penentuan MRL pada Pangan 

Makin kecil angka MRL pada suatu komoditas menggambarkan makin berbahaya suatu pestisida. MRL didasarkan pada data GAP dan produk pangan turunan suatu komoditas memiliki MRL spesifik guna dapat diterima secara toksikologi. MRL setiap jenis pestisida berbeda bergantung pada jenis komoditas yang dikaitkan dengan pola konsumsi masing-masing komoditas.

Sebagai contoh penerapan MRL spesifik, Joint FAO/WHO Meeting on Pesticide Residues (JPMR) menetapkan daily acceptable intake untuk senyawa fenvarelate sebesar 0-0.02 mg/kg berat badan. US Environmental Protection Agency menerapkan dosis referensi oral 0.025 mg/kg berdasar studi 13 minggu pada tikus. American Conference of Governmental Industrial Hygienists memberikan batas threshold sebesar 5 mg/m3. Dosis letal minimal berada di kisaran 10-100 g.

Beberapa negara menerapkan MRL dengan mengacu Codex Alimentarius Committee terkait Residu Pestisida. Uni Eropa memiliki aturan MRL paling ketat diantaranya Commission Inmplementing Regulation (EU) 2017/12, Comission Regulation (EU) 2017/880, Commission Implementing Regulation (EU) 2018/470, dan Commission Regulation (EU) 2018/782.

Di Indonesia, regulasi terkait MRL diatur dalam Permentan No.55/Permentan/KR.040/11/2016 tentang Pengawasan Keamanan Pangan Terhadap Pemasukan dan Pengeluaran Pangan Segar asal Tumbuhan. Sedangkan, batas maksimum residu (BMR) pestisida diatur dalam SNI 7313:2008. 

manfaa penerapan maximum residue  limits
Foto; Pixabay.com

Fungsi MRL

Codex MRLs dibuat untuk melindungi kesehatan konsumen dan mempromosikan praktik yang benar dalam perdagangan pangan. Penerapan Codex MRLs diutamakan untuk perdagangan internasional dan bersumber dari estimasi yang dibuat JPMR mencakup tiga hal.

Pertama, penilaian toksikologi pestisida dan residunya. Kedua, tinjauan data residu dari uji coba dan penggunaan yang diawasi secara ketat guna merefleksikan praktik pangan dan pertanian nasional. Data uji coba tertinggi dijadikan rekomendasi nasional, diotorisasi dan didaftarkan. Codex juga mengakomodasi level pestisida tertinggi yang ampuh dari hasil uji coba. Ketiga, pertimbangan estimasi residu tiap komoditas pada level nasional dan internasional dibandingkan dengan ADI (Acceptable Daily Intake). Mengindikasikan pangan yang memenuhi Codex MRLs aman dikonsumsi oleh manusia. 

Sahabat Sehat, keberadaan MRL terstandar tak hanya melindungi konsumen, tetapi memastikan bahwa supply chain perdagangan dunia dapat berjalan dengan baik. Semoga informasi ini bermanfaat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Codex Alimentarius.  2022. Maximum Residue Limits (MRLs). https://www.fao.org/fao-whocodexalimentarius/codex-texts/maximum-residue-limits/en. Diakses 19 April 2022. 

Dinas Pertanian DI Yogyakarta. 2016. Residu Pestisida pada Produk Pertanian. http://distan.jogjaprov.go.id/residu-pestisida-pada-produk-pertanian/. Diakses 19 April 2022.

European Commission. 2022. Consumer Protection through Maximum Residue Limits. https://ec.europe.eu/food/animals/animals-health/vet-meds-med-feed/consumer-protection-through-residue-limits_en. Diakses 19 April 2022. 

Martinez-Lopez, E, Garcia-Fernandez, AJ. 2014. Fenvalerate. Encyclopedia of Toxicology, edited by Philip Wexler, Academic Press, Pages 586-589. 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.