Halo Sahabat Sehat, isu kesehatan mental saat ini menjadi sorotan. Salah satu yang cukup sering jadi perbincangan khususnya di kalangan anak muda adalah anxiety disorder atau gangguan kecemasan. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa ternyata apa yang kamu makan tanpa disadari mempengaruhi kesehatan mental kamu. Simak penjelasannya, yuk!

Apa itu Anxiety Disorder?
Menurut Anxiety and Depression Association of America (ADAA), anxiety disorder atau gangguan kecemasan merupakan kondisi kejiwaan yang merasa takut atau khawatir, sedangkan depresi merupakan kondisi individu yang merasa sedih, putus asa, acuh tak acuh dalam hidupnya yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari mereka. Ternyata, kondisi anxiety ini merupakan kondisi yang rill, loh, Sahabat Sehat. Bahkan sama seriusnya dengan gangguan kesehatan fisik seperti diabetes atau penyakit jantung. Gangguan ini dapat menyerang anak-anak dan dewasa.
Makanan Mempengaruhi Anxiety
Seorang psikiater gizi, Dr. Uma Naidoo, mengatakan bahwa banyak yang tidak menyadari bahwa apa yang dikonsumsi seseorang mempengaruhi kondisi kejiwaan mereka. Hal ini juga diakui oleh Maggie Michalczyk, seorang dietisien, yang mengatakan bahwa konsumsi makanan tinggi gula membuat gula darah melonjak cepat tapi penuruan gula darah juga terjadi terlalu cepat. Hal ini berkontribusi terhadap tingkat kecemasan.

Makanan seperti roti, kue, juga daging olahan, dan berbagai makanan lainnya yang mengandung karbohidrat rafinasi, tinggi lemak, dan rendah serat dapat mengganggu bakteri baik di usus. Bakteri baik di usus ini mempengaruhi kesehatan pencernaan yang berhubungan dengan sistem saraf pusat lalu mempengaruhi mood dan level anxiety seseorang.
Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dibatasi
Cookies, manisan olahan dengan berbagai gula tambahan sebaiknya dihindari. Salah satu artikel yang dimuat dalam Jurnal Neuroscience and Biobehavioral Reviews menyebutkan bahwa terdapat interaksi antara konsumsi tinggi gula dengan anxiety, gangguan kognitif, dan depresi. Oleh karena itu, penting sekali bagi kamu untuk berhati-hati dalam memilih makanan. Ini karena saat ini terlalu banyak jenis makanan yang tanpa disadari mengandung gula tersembunyi dengan jumlah yang tinggi.
Selain makanan tinggi gula, kamu juga harus menghindari makanan yang tinggi lemak seperti gorengan. Jenis lemak pada gorengan mengganggu perbandingan terhadap lemak baik. Jika gangguan ini terjadi, maka akan memicu inflamasi. Alhasil, bisa memicu rasa cemas.
Beberapa minuman juga memiliki efek terhadap terbentuknya rasa cemas. Minuman berkafein seperti kopi memang memiliki efek yang baik bagi mental dan kognitif. Akan tetapi, konsumsi kafein berlebih diduga dapat meningkatkan kecemasan. Hal ini karena kafein mengaktifkan respons fight-or-flight yang bisa memperparah anxiety. Food and Drug Administration mengatakan, konsumsi dikatakan berlebih lalu berdampak negatif terhadap mental yaitu jika sudah mencapai sekitar 400 mg atau setara 4 cangkir.
Itulah beberapa informasi seputar makanan dan minuman yang dapat memicu anxiety. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Sahabat Sehat.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
