PSBB Total Kembali, Inilah Tips Membeli Makanan dari Luar!

Hai, Teman Sehat! Jumlah pasien terjangkit Covid-19 semakin hari semakin bertambah banyak dengan lonjakan yang cukup tinggi. Saat ini ibu kota Jakarta mulai menerapkan PSBB total kembali, berdiam diri di rumah menjadi keharusan bagi semua orang. Bagi yang ngga sempat masak, jangan sampai abai saat membeli makanan dari luar rumah. Nah, bagaimana cara kamu menjamin makanan yang dibeli aman? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Covid-19 di makanan

Banyak yang mengira bahwa Covid-19 bisa ditularkan ke manusia melalui makanan. Terkait hal tersebut, hingga saat ini belum ditemukan bukti ilmiah yang menyatakan bahwa makanan dan kemasan pembungkusnya dapat menjadi agen penyebaran Covid-19.

Mexican, Food, Burrito, Mexican Food, Colores

Virus ini baru diketahui bisa menyebar melalui kontak langsung atau ngga langsung dengan orang yang terinfeksi melalui air liur dan droplet yang dikeluarkan saat batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, Covid-19 juga menyebar jika kamu memegang permukaan benda yang terkena droplet orang yang terinfeksi (disebut fomites) lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Sejauh ini belum ada bukti bahwa virus ini ditemukan dan bertahan di makanan, lalu menginfeksi orang. Mengingat fomites juga bisa jadi agen penyebaran, sebenarnya makanan juga termasuk dalam fomites. Oleh karena itu, penting untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik sebelum menyentuh makanan.

Kemasan makanan dan Covid-19

Makanan yang dibeli di luar, umumnya dikemas dengan plastik atau karton. Berdasarkan penelitian, virus ini bisa bertahan di plastik selama 3 jam dan  di karton selama 24 jam. Sama seperti makanan, kemasannya pun juga bisa menjadi fomites, tapi risiko tertular melalui cara ini masih rendah dan belum pernah dilaporkan kasusnya.

man driving the bicycle

Meski virus ini tahan di kemasan makanan selama beberapa hari, kamu ngga perlu khawatir serta tetap waspada dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan berikut:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik sebelum dan sesudah membeli dan menerima makanan secara langsung maupun melalui jasa pesan antar
  2. Pastikan jarak dengan penjual atau kurir minimal 1 meter dan gunakan masker
  3. Jika sakit, utamakan membeli makanan melalui jasa pesan antar atau meminta bantuan keluarga atau teman

Apakah perlu memanaskan makanan kembali?

Setelah memperhatikan protokol kesehatan di atas, sebenarnya kamu bisa langsung menyantap makanan tanpa memanaskannya terlebih dahulu. Hal ini disebabkan karena belum ditemukannya bukti bahwa Covid-19 bisa ditularkan melalui makanan. Selain itu, virus ini ngga dapat memperbanyak diri di dalam makanan, karena makanan bukanlah inangnya.

grilled chicken on black and silver grill

Proses pemanasan diketahui menyebabkan penurunan kandungan gizi pada bahan pangan. Protein pada ikan, ayam, tahu, dan tempe yang diolah dengan cara penggorengan akan menurun. Vitamin dan mineral pada sayuran juga menurun saat  melalui proses perebusan.

Jika kamu membeli makanan dari luar dan memanaskannya kembali, tentu meningkatkan risiko kehilangan kandungan gizi. Selain itu, proses pemanasan kembali dengan cara digoreng akan menambah kadar minyak yang teserap sehingga kurang baik terutama bagi penderita obesitas atau gangguan kadar lemak darah seperti penderita penyakit jantung.

Nah, sekarang Teman Sehat sudah mengetahui beberapa hal-hal yang berhubungan dengan keamanan makanan selama pandemi Covid-19. Semoga bermanfaat! Jangan lupa bagikan informasi bermanfaat ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!

Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *