Teman Sehat, tahukah kamu kalau rujak merupakan makanan yang kaya akan vitamin dan mineral? Yap, banyaknya campuran buah-buahan yang ada di dalamnya, menjadikan buah rujak kaya akan vitamin dan mineral. Kira-kira, vitamin dan mineral spesifik apakah yang ada di dalamnya? Simak penjelasannya di sini!
Rujak, kumpulan buah

Rujak buah merupakan salah satu makanan tradisional asal Indonesia yang terdiri dari potongan berbagai jenis buah. Buah-buahan yang sering digunakan yaitu bengkoang, kedondong, mangga muda, melon, nanas, pepaya, timun, bahkan ubi mentah bersama saus yang terbuat dari gula jawa, asam, dan cabai. Berbagai jenis buah-buahan ini, mengandung serat, vitamin, mineral, dan fitonutrien, sehingga bisa memenuhi asupan makanan yang dianjurkan.
Antioksidan alami pada buah
Kandungan vitamin dan mineral pada rujak, berperan sebagai antioksidan alami. Zat ini bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel dalam tubuh dengan cara menunda atau menghambat oksidasi lipid atau biomolekul lain.

Kandungan ini, bisa mencegah atau memperbaiki kerusakan sel tubuh yang disebabkan oleh oksigen. Antioksidan berfungsi untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh dan membantu meningkatkan imunitas tubuh.
Kandungannya dalam mangga dan nanas
Kandungan antioksidan pada buah mangga yaitu karotenoid 0,035 mg/100 g, tokoferol 0,018 mg/100 g, vitamin C 47,8 mg/100 g, dan polifenol 81,00 mg/GAE/100 g. Buah ini memiliki kandungan senyawa fenolik seperti asam ellagat, gallatonin, dan mangiferin. Mangiferin memiliki efek sebagai anti inflamasi, anti diabetik, anti aging, anti viral, kardioprotektor, dan hepatoprotektor.

Sedangkan pada buah nanas, kandungan zat antioksidan yang terkandung yaitu karotenoid 0,68 mg/100 g, tokoferol 0,90 mg/100 g, vitamin C 36,42 mg/100 g, dan polifenol 101,00 mg/GAE/100 g. Selain itu, terdapat juga kandungan serat larut dan bromealin. Bromealin berpotensi sebagai anti inflamasi, anti kanker, dan analgesik.
Bagaimana dengan mentimun dan melon?
Kandungan antioksidan pada mentimun yaitu karotenoid 0,11 mg/100 g, tokoferol 0,03 mg/100 g, vitamin C 2,88 mg/100 g, dan polifenol 29,00 mg/GAE/100 g. Buah ini juga mengandung pektin dan estrogen. Pektin berfungsi mencegah hipertensi, stroke, dan penyakit kardiovaskular, sedangkan estrogen yang berpotensi merangsang pembentukan (proliferasi) sel payudara.

Pada melon, kandungan antioksidan yang terkandung di dalamnya yaitu karotenoid 0,06 mg/100 g, tokoferol 0,02 mg/100 g, vitamin C 18,00 mg/100 g, dan polifenol 56,00 mg/GAE/100 g. Selain itu, melon juga kaya akan vitamin riboflavin, tiamin, dan asam folat.
Nah, Teman Sehat dengan mengonsumsi rujak yang kaya akan jenis dan warnanya, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan harian untuk asupan vitamin, mineral, dan antioksidan.
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP
