Sadari Lupus pada Anak dengan “Saluri”

Halo Sahabat Sehat! Lupus atau yang biasa disebut dengan penyakit seribu wajah karena ragam gejalanya adalah penyakit radang atau autoimun yang bersifat menahun yang menyebabkan kondisi imunitas atau kekebalan tubuh akan kehilangan kemampuannya dalam membedakan benda asing, seperti kuman dengan sel dan jaringan tubuh sendiri. Hal ini tentu saja mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel, jaringan, dan bahkan organ tubuh sendiri yang sehat.

Fakta mengenai penyakit ini diketahui bahwa lupus termasuk jenis PTM atau penyakit tidak menular yang sampai saat ini belum jelas penyebabnya. Tapi, ada dugaan bahwa hormon, khususnya estrogen dan prolaktin dapat memicu terjadinya penyakit lupus.

penanganan lupus pada anak
Foto: Pexels.com

Lupus pada Anak

Sahabat Sehat, tahukah kamu kalau lupus bisa menyerang anak-anak? Penyakit ini lebih banyak menyerang anak perempuan dengan angka kasus yang meningkat seiring dengan bertambahnya usia anak penderita lupus. Perjalanan penyakit lupus pada anak bisa membaik (remisi) atau memburuk (kambuh), tapi hal ini ngga bisa dikatakan sembuh. Oleh karena itu, penyakit ini hanya dapat dikontrol untuk meringankan gejala atau ngga kambuh sehingga kondisi anak tetap optimal.

Saluri: Periksa Lupus Sendiri

Penyakit lupus sulit untuk dikenali karena banyaknya gejala. Setiap anak pun bisa ditemukan gejala yang berbeda, sehingga penting bagi kamu terkhusus orang tua untuk dapat mengenali gejala lupus pada anak dengan “saluri” atau periksa lupus sendiri. Mengenali gejala lupus dengan saluri dikemas dalam bentuk pertanyaan, sebagai berikut.

  1. Apakah Persendian anak sering terasa sakit, nyeri atau bengkak lebih dari 3 bulan?
  2. Apakah jari tangan dan/atau jari kaki anak pucat, kaku atau ngga nyaman di saat dingin?
  3. Apakah anak pernah menderita sariawan lebih dari 2 minggu?
  4. Apakah anak mengalami kelainan darah seperti: anemia, leukositopenia, atau trombositopenia?
  5. Pernahkah pada wajah anak terdapat ruam kemerahan berbentuk kupu-kupu yang sayapnya melintang dari pipi ke pipi?
  6. Apakah anak sering demam diatas 38oC dengan sebab yang ngga jelas?
  7. Apakah anak pernah mengalami nyeri dada selama beberapa hari saat menarik napas?
  8. Apakah anak sering merasa sangat lelah dan sangat lemas, bahkah setelah cukup beristirahat?
  9. Apakah kulit anak hipersensitif terhadap sinar matahari?
  10. Apakah terdapat protein pada pemeriksaan urin anak?
  11. Pernahkah anak mengalami serangan kejang?

Jika kamu mendapatkan jawaban “ya” dari minimal 4 pertanyaan di atas, maka ada kemungkinan anak terkena lupus. Segera konsultasikan kondisi anak dengan dokter puskesmas atau rumah sakit terdekat.

kenali gejala lupus pada anak
Foto: Pexelsc.om

Pengobatan Anak Penderita Lupus

Dokter akan memberikan obat untuk mengendalikan peradangan pada anak supaya mencegah dan meredakan kerusakan organ. Pasien anak lupus akan dianjurkan beberapa hal, seperti minum obat dan kontrol rutin ke dokter sampai lupus dinyatakan remisi atau dalam kondisi perbaikan.

Anak juga dianjurkan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan tabir surya, payung, dan baju lengan panjang.  Selain itu, mengatasi stres psikis pada anak, membatasi konsumsi makanan berkadar garam tinggi, dan minum suplemen kalsium dan vitamin D3 guna mencegah osteoporosis akibat efek samping obat juga disarankan. 

Sahabat Sehat, menyadari lupus pada anak sejak dini akan mewujudkan penanganan yang lebih cepat dan peningkatan kualitas hidup anak penderita lupus. Semoga informasi ini bermanfaat! Stand For Lupus, Together We Can.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Hermina Hospitals. 2021. Waspada Lupus pada Anak. https://www.herminahospitals.com/id/articles/waspada-lupus-pada-anak. Diakses pada 18 April 2022.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). 2018. Kenali Lebih Dini Gejala Lupus pada Anak. https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/kenali-lebih-dini-gejala-lupus-pada-anak. Diakses 18 April 2022.

P2PTM Kementerian Kesehatan RI. 2019. Hari Lupus Sedunia 2019 : Ayo Bergandeng Tangan dan Tetap Tegar Menghadapi Lupus. http://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/hari-lupus-sedunia-2019-ayo-bergandeng-tangan-dan-tetap-tegar-menghadapi-lupus. Diakses pada 18 April 2022.

P2PTM Kementerian Kesehatan RI. 2018. SALURI (Periksa Lupus Sendiri). http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-gangguan-imunologi/page/3/saluri-periksa-lupus-sendiri. Diakses pada 18 April 2022.

RSUP Dr. Sardjito. 2021. Kenali Penyakit Lupus Pada Anak Dengan SALURI (Periksa Lupus Sendiri). https://sardjito.co.id/2021/10/13/kenali-penyakit-lupus-pada-anak-dengan-saluri-periksa-lupus-sendiri/. Diakses 18 April 2022.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.