Waspadai Virus Covid-19 Varian Mu

mengenal virus Covid-19 varian mu
Foto : Pexels.com

Hallo, Sahabat Sehat! Seperti yang ditahui pandemi Covid-19 masih terus membayangi, ditambah dengan munculnya varian Mu yang sekarang ini menjadi perhatian. Varian Mu atau Covid-19 strain B.1.621 merupakan varian Covid-19 yang kelima dalam daftar WHO (World Health Organization). Varian Mu pertama kali ditemukan di Kolombia pada Januari 2021. Berdasar laporan WHO, varian Mu menyebar secara sporadik terutama di Amerika Latin dan Eropa. Hingga sekarang varian Mu telah tersebar hingga 46 negara termasuk diantaranya negara AsiaTimur seperti Korea Selatan dan Jepang.

Status varian ‘Mu’

WHO melabeli varian Mu (B.1.621) sebagai variant of interest (VOI) yang berada pada satu level di bawah variant of concern (VOC). Menurut Anne Rimoin, epidemolog dan direktur dari UCLA Center for Global and Immigrant Health, “Varian Mu mungkin memiliki indikasikan sifat potensial untuk menjadi immune escape, karena adanya kemampuan untuk mengatasi perlindungan vaksin yang ada, tetapi bukan berarti ini yang terjadi sekarang”. Immune escape merupakan lolosnya strain virus dari respons kekebalan tubuh yang lemah bisa menjadikan strain tersebut lebih agresif.

Perbandingan varian Mu dan varian Covid-19 lain

Varian Mu memiliki mutasi yang sama dengan varian lain, utamanya varaian Beta (B.1.351).  Termasuk di dalamnya mutasi E484K dan K417N yang diasosiasikan dengan immune escape. Varian Mu juga memiliki mutasi P681H yang juga terdapat pada varian Alpha (B.1.1.7) yang dihubungkan dengan peningkatan penyebaran.

Meski demikian, WHO menyatakan bahwa varian Delta masih menjadi varian yang paling berbahaya karena kecepatan penyebarannya, yang saat ini telah menyebar ke 170 negara. Hingga sekarang WHO masih terus memperhatikan penyebaran varian-varian Covid-19. Monitoring VOC menjadi sangat penting, VOC didefinisikan sebagai mutasi strain yang paling mudah menginfeksi, paling berbahaya atau paling resistan terhadap vaksin.

mengenal covid-19 varian mu
Foto : Pexels.com

Mampukah vaksin Covid-19 memberi perlindungan dari varian Mu?

Keterangan dari WHO, menyebutkan bahwa varian Mu memiliki mutasi-mutasi dengan potensi immune escape mengindikasikan kemungkinan bahwa varian ini lebih resistan terhadap vaksin. Dikutip dari Washington Post, Kit Longley juru bicara Pfizer menyatakan berdasar data dunia dan laporan riset laboratorium terhadap vaksin, belum ada ada bukti bahwa virus dan VOC yang ada bisa lolos dari perlindungan vaksin.

Berbagai pihak meyakini bahwa data sekarang masih terlalu sedikit untuk mengukur seberapa besar efek infeksi dan keefektivan vaksin terhadap varian Mu. Varian ini masih akan terus dipantau sebagai VOI. Hingga saat ini varian Delta masih menduduki posisi sebagai varian dengan efek dan bahaya kesehatan paling berbahaya.

Sahabat Sehat, meskipun data dan laporan dari berbagai organisasi internasional belum mengindikasikan varian Mu sebagai ancaman besar, tetapi selayaknya kamu tetap mematuhi berbagai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Kemudian, bagi yang belum melakukan vaksinasi, yuk segera lakukan.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Washington Post. 2021. Here’s what we know about the mu variant. https://www.washingtonpost.com/world/2021/09/03/mu-coronavirus-variant-explained/. Diakses 13 September 2021.

WHO. 2021. COVID-19: New Mu variant could be more vaccine-resistant. https://news.un.org/en/story/2021/09/1098942. Diakses 13 September 2021.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.