Yuk, Kenali Bahaya Penggunaan Doping

Teman Sehat, saat ini persaingan dalam meraih prestasi dibidang olahraga sangatlah ketat. Tentunya berlatih keras merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan atlet. Ada sebagian yang melakukan cara pintas untuk meningkatkan performa atlet, salah satunya yaitu menggunakan doping. Namun cara ini tentunya dilarang, tahukah kamu alasannya? Yuk simak penjelasan berikut ini!

Apa itu doping?

Apa itu doping
Foto: Pixabay.com

Doping berasal dari kata dope yang memiliki arti campuran candu dengan narkotika. Doping dalam dunia olahraga diartikan dengan penggunaan atau pemakaian obat dari suatu bahan asing untuk tubuh, oleh seorang atlet dengan cara apapun dengan tujuan meningkatkan kemampuan atlet dengan cara tidak wajar.

Doping sudah sejak lama dikenal dan digunakan oleh atlet. Banyak kontroversi yang telah terjadi terkait doping. Jika terbukti menggunakan doping maka akan diberi hukuman, seorang atlet yang terkena skandal doping akan diberi hukuman larangan bertanding hingga pencabutan medali yang telah diraih. WADA (World Anti Doping Agency) yang merupakan organisasi dunia sudah berkomitmen untuk melawan penggunaan doping, khususnya oleh para atlet.

Alasan penggunaannya dilarang

alasan penggunaan doping dilarang
Foto: Pixabay.com

Doping dilarang keras dalam dunia olahraga, tapi masih ada beberapa atlet yang mengabaikan larangan tersebut karena berbagai alasan. Misalnya seperti memiliki kepercayaan diri rendah, desakan untuk berprestasi sehingga mengahalalkan segala cara, kurangnya informasi tentang bahaya doping, kondisi pskiologis atlet yang mudah panik dan cemas bahkan frustasi karena latihan yang dilakukan belum menunjukkan hasil yang baik.

Berikut ini beberapa alasan, terkait pelarangan penggunaan doping.

  1. Alasan etis. Penggunaan doping tentunya melanggar norma fairplay dan sportifitas dalam dunia olahraga.
  2. Alasan medis. Doping bisa membahayakan kesehatan penggunanya, seperti membuat ketagihan dan ketergantungan yang tentunya sangat berisiko untuk sang atlet kedepannya. Penggunaan doping juga menyebakan atlet lebih rentan terkena penyakit, berpengaruh pada sistem saraf bahkan hingga kematian.

Jenis dan efek samping doping

jenis dan efek samping pneggunaan doping
Foto: Pixabay.com

Sebagian atlet bisa saja mengonsumsi obat-obatan atau suplemen tanpa mengetahui adanya kandungan doping didalamnya, sehingga perlu berhati-hati terkait apa saja yang dikonsumsinya. Beberapa yang termasuk doping yaitu :

  • Golongan Stimulan, yang termasuk dalam golongan ini adalah amphetamine. Biasanya digunakan untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan respon pada atlet. Efek samping penggunannya yaitu insomnia, peningkatan agresivitas yang malah membahayakan dan berakibat fatal pada sistem kardiovaskular.
  • Golongan Anabolic Androgenic. Salah satu yang termasuk golongan ini adalah steroid. Tujuan penggunannya untuk menambah kekuatan dan kecepatan, mempercepat pemulihan, menambah kekuatan otot. Golongan ini memiliki efek samping, seperti gangguan pertumbuhan perkembangan seks dan tulang, kanker hati, impotensi dan peningkatan suhu tubuh.
  • Golongan β-Blocker. Dikonsumsi untuk mengurangi rasa cemas terutama pada cabang olahraga yang membutuhkan konsentrasi dan ketenangan seperti menembak dan panahan.

Nah, Teman Sehat itulah sedikit penjelasan tentang doping. Selain melanggar sportifitas, penggunaan doping ternyata bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan sang atlet. Ada baiknya jika kamu mengkonsultasikan terlebih dahulu ke dokter terkait obat-obatan dan suplemen yang akan dikonsumsi.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Djoko Pekik Irianto. 2017. Pedoman Gizi Lengkap Keluarga dan OlahragawanYogyakarta: Penerbit Andi,.
https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1161393

Royana, Ibnu F. Doping dalam Olahraga. Jendela Olahraga, vol. 1, no. 1, Jul. 2016, doi:10.26877/jo.v1i1 Juli.1099.
https://www.neliti.com/publications/326678/doping-dalam-olahraga

Made Budiawan. 2013. Doping dalam Olahraga.
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/semnasmipa/article/view/2726

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.