Yuk, Kenali Label Informasi Nilai Gizi Terbaru versi FDA

Teman Sehat, tahukah kamu salah satu organisasi pangan di Amerika, Food & Drugs Administration (FDA) yang melakukan perubahan pada format pelabelan kemasan pangan? Yap, adanya beberapa perubahan disesuaikan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Mau tahu apa aja perubahannya? Yuk, simak di sini!

Alasan dilakukan perubahan

Di tahun 2020, mungkin kamu akan sedikit melihat perubahan pada label informasi nilai gizi di kemasan produk makanan favorit kalian. Pasalnya, FDA telah mengumumkan adanya regulasi baru mengenai label informasi nilai gizi. Perubahan ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat untuk bisa lebih memilih makanan sesuai dengan kebutuhuan asupan gizi dan kesehatan. 

Sumber: fda.gov

Pada tabel informasi nilai gizi terbaru, FDA lebih mengutamakan pemberian informasi mengenai bahan yang berkaitan dengan beberapa penyakit kronis. Perubahan ini merupakan perubahan ketiga, sebelumnya pada tahun 1994 dan 2016 FDA juga pernah melakukan perubahan kebijakan tentang label informasi nilai gizi.

Label lebih realistis

Pada label yang baru, penulisan takaran saji dan kalori lebih diperbesar menggunakan takaran yang lebih mudah dipahami. FDA mengatakan, bahwa jumlah takaran saji yang dicantumkan akan disesuaikan dengan jumlah yang biasanya dikonsumsi dalam sekali makan, bukan berdasarkan jumlah yang seharusnya dikonsumsi.

Sumber: fda.gov

Ternyata menurut beberapa riset, selama ini masyarakat mengonsumsi makanan berbeda dari jumlah porsi yang dianjurkan. Misalnya untuk es krim, sebelumnya akan tertera 1/2 cup per porsi, namun sebagian besar masyarakat mengonsumsi sebanyak 2/3 cup dalam sekali makan. Oleh karena itu, pada tabel informasi nilai gizi yang baru akan tertulis 2/3 cup dalam satu sajian.

Selain itu jumlah kalori yang diperlihatkan juga akan berubah. Sebelumnya, akan tertulis “jumlah energi total” dan “jumlah energi dari lemak”. Namun, penulisan “jumlah energi dari lemak” akan dihilangkan. Menurut beberapa pakar gizi, dibandingkan dengan jumlah lemak yang dikonsumsi, jenis lemak yang dikonsumsi akan lebih berpengaruh terhadap pemenuhan gizi seseorang.

Label lebih spesifik

Dalam proses pembuatan makanan, tentunya ngga akan lepas dari berbagai macam bahan tambahan pangan, salah satunya yaitu gula atau pemanis. Penggunaan gula tambahan perlu dicantumkan pada label informasi nilai gizi di Amerika Serikat.

Gula tambahan merupakan jumlah semua gula yang ditambahkan selama proses pembuatan, maupun gula yang dikemas secara terpisah sebagai pelengkap produk. Salah satu contoh produk yang memiliki gula tambahan secara terpisah adalah kopi instan dengan tambahan krimer.  Madu, sirup dan konsentrat buah juga termasuk dalam kategori gula tambahan.

Selain itu, penulisan vitamin A, C, Kalsium dan zat besi digantingkan dengan vitamin D, kalsium dan kalium. Hal ini dikarenakan masyarakat khususnya di Amerika Serikat kurang mengonsumsi vitamin D dan kalium. Sedangkan kasus defisiensi vitamin A dan C sangat jarang terjadi di sana.

Bagaimana di Indonesia?

Di Indonesia, BPOM menerapkan kebijakan mengenai informasi nilai gizi pangan pada pangan olahan sesuai dengan Peraturan BPOM No. 22 Tahun 2019. Pencantuman informasi nilai gizi di Indonesia ngga jauh berbeda dari kriteria FDA.

Sumber: registrasipangan.pom.go.id/

Terutama pada bagian takaran saji, maupun jumlah dan jenis zat gizi. Hanya saja bagian total energi, vitamin dan mineral masih menerapkan sistem lama. Pemberlakuan peraturan ini juga  diterapkan untuk usaha mikro dan kecil secara bertahap.

Teman Sehat, setiap negara pasti memiliki kebijakannya sendiri, sesuai dengan perkembangan kondisi masyarakat di negara tersebut. Meskipun kebijakan mengenai label informasi nilai gizi FDA cukup berbeda dari yang diterapkan di Indonesia, ngga ada salahnya mengetahuinya dari sekarang. Siapa tahu kebijakan akan diterapkan juga? Jangan lupa share dan komen jika artikel ini bermanfaat, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Share

ayo berlangganan linisehat

Dapatkan rujukan dan infografis kesehatan yang fresh, fun dan youthful langsung ke email anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *