Yuk, Ketahui Cara Aman Menyimpanan Makanan

Teman Sehat, apakah kamu gemar memasak? Meskipun memasak bukan menjadi salah satu hobimu, tentunya kamu perlu tahu bagaimana menyimpan makanan dengan aman supaya bisa bertahan lama dan ngga mudah rusak. Nah, berikut ini beberapa tips untuk menyimpan makanan.

Tujuan penyimpanan

Tips penyimpan makanan
Foto: Pixabay.com

Tentunya kamu bisa memiliki berbagai alasan untuk menyimpan makanan. Penyimpanan makanan merupakan suatu cara untuk menjaga kualitas, kuantitas dan keamanan bahan makanan sebelum akan dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Makanan yang disimpan bisa berupa makanan kering ataupun basah.

Adapun beberapa tujuan dari menyimpan makanan:

  • Mempertahankan kulitas dan mutu bahan makanan yang disimpan
  • Melindungi bahan makanan dari kerusakan, kebusukan dan gangguan lingkungan lainnya

Nah, ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses penyimpanan makanan seperti tingkat kesegaran, proses penanganannya sebelum disimpan, kemasan yang digunakan, keadaan tempat penyimpanan dan bagaimana cara menyimpannya.

Tips menyimpan makanan

Menyimpanan bahan makanan ngga boleh sembarangan, loh! Ada beberapa yang perlu kamu perhatikan supaya makanan yang disimpan bisa awet dan masih aman dikonsumsi. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat ingin menyimpan maknan:

  1. Pastikan makanan yang akan disimpan masih dalam kondisi yang baik atau layak konsumsi.
  2. Penyimpanan perlu dilakukan sesuai dengan kelompok bahan makanan. Misalnya tempat penyimpanan untuk sayur dan buah sebaiknya dipisahkan dari tempat penyimpanan daging.
  3. Perhatikan petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan. Beberapa jenis makanan seperti frozen food, susu, daging, atau makanan kaleng biasanya memiliki petunjuk penyimpanan yang berbeda. Kamu bisa mengikuti instruksi yang tertera, supaya makanan kamu awet selama disimpan.
  4. Mengonsumsinya mulai dari yang pertama kali dibeli. Prinsip ini dikenal sebagai FIFO (First In First Out), jadi kamu bisa membiasakan untuk menghabisakna terlebih dahulu makanan yang telah lama disimpan, sebelum membeli persediaan yang baru.
  5. Hindari untuk menyimpan makanan yang sudah dibuka di tempat yang memiliki suhu 5°-60°C lebih dari 2 jam. Rentang suhu tersebut dikenal sebagai temperature danger zone, karena merupakan suhu yang tepat untuk bakteri atau mikroba berkembang biak sehingga makanan akan lebih berisiko mengalami kerusakan.
  6. Lakukanlah pengecekan secara berkala untuk melihat bahan makanan yang sudah kadarluarsa atau telah rusak. Segera buang makanan yang sudah ngga layak untuk dikonsumsi dari lemari penyimpanan, karena jika dibiarkan bisa mempengaruhi kerusakan produk makanan lainnya.

Penyimpanan makanan sesuai jenisnya

Tips menyimpan makanan berdasarkan jenisnya
Foto: Pixabay.com

Seperti  yang sudah disebutkan tadi, penyimpanan bahan makanan ngga boleh dicampur adukkan  dan perlu disimpan bedasarkan jenisnya. Nah, berikut ini cara penyimpanan bahan makanan sesuai jenisnya:

  • Penyimpanan bahan kering

Makanan kering bisa disimpan dalam kemasan yang tertutup dan pada suhu ruang (20-25°C). Pastikan untuk kamu meletakkannya pada rak dengan rapih dan memposisikannya ngga menempel dengan dinding, lantai ataupun langit-langit ruangan untuk menjaga sirkulasi udara tetap terjaga dan mencegah kemungkinan dijangkau binatang pengerat.

  • Penyimpanan ikan dan daging

Bahan makanan dibersikan terlebih dahulu sebelum disimpan dengan cara dicuci, kemudian dikeringkan dan dibungkus pada tempat yang bersih. Kamu bisa menyimpannya pada suhu rendah (dibawah 3°C), karena pada suhu tersebut pertumbuhan bakteri penyebab kebusukan bisa dihambat. Jangan lupa berikan label yang menunjukkan nama dan tanggal simpan, sehingga kamu bisa memperkirakan sampai kapan produk tersebut masih layak untuk dikonsumsi.

  • Penyimpanan telur dan susu

Menurut FDA, telur yang masih didalam cangkang bisa disimpan hingga 3-5 minggu jika disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu dibawah 4°C, namun waktu penyimpanananya bisa lebih singkat jika diletakkan pada suhu ruang.

  • Penyimpanan susu

Susu cair dalam kemasan sebaiknya disimpan dalam lemari pendingin dan selama kemasan tersebut belum terbuka, produk bisa bertahan sesuai dengan tanggal kadaluarsa yang tertera. Sedangkan produk susu bubuk perlu disimpan pada tempat yang kering dan tertutup.

Nah, itulah beberapa tips menyimpan makanan supaya ngga mudah rusak. Dengan penyimpanan yang tepat makanan bisa lebih awet dan tahan lama. Pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan tempat penyimpanan ya, Teman Sehat!

Editor & Proofreader: Zafira Rajarjanti STP

Referensi

Manuntun Rotua, dkk. 2001. Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi Dasar
https://egcmedbooks.com/buku/detail/2001/manajemen-sistem-penyelenggaraan-makanan-institusi-dasar
Diakses pada 7 Februari 2021

Hardinsyah, dkk. 2014. Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi.
https://egcmedbooks.com/buku/detail/2178/ilmu-gizi-teori-dan-aplikasi
Diakses pada 7 Februari 2021

Food and Drug Administration. 2018. Refrigerator & Freezer Storage Chart
https://www.fda.gov/media/74435/download
Diakses pada 8 Februari 2021

Syahnan, R., S. Sianipar, dan S. Diana. 2019. Tinjauan Penyimpanan Bahan Makanan Perishable Dapur Soi23 Di Departemen Food And Beverages Pada Pacific Regency Hotel Suites Kuala Lumpur
https://www.politeknikmbp.ac.id/karya-ilmiah/category/53-volume-3-no-2.html?download=435:raja-syahnan-selvie-sianipar-sinta-diana
Diakses pada 7 Februari 2021

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.