Teman Sehat, pernahkah kamu merasa cemas karena suatu hal yang ngga kamu inginkan terjadi? Yap, saat cemas dan panik, terkadang kamu akan merasa kesulitan untuk bernapas karena napas menjadi lebih cepat dan terasa pendek. Lalu bagaimana ya, caranya mengatasi hal ini? Yuk, simak tiopsnya di sini!
Hambuskan napasmu lebih lama
Ketika merasa panik, tubuh akan mengganggapnya sebagai sebuah ancaman. Secara ngga sadar, hormon-hormon tertentu akan dilepaskan untuk menghadapi ancaman ini. Akibatnya, aliran darah dan detak jantung menjadi lebih cepat.
Nah, hal inilah yang membuat tubuh menjadi lebih tegang dan timbul rasa stres. Salah satu studi yang dilakukan pada tahun 2018, menyatakan bahwa menghembusakan napas bisa menstimulasi saraf untuk memperlambat kerja organ pada tubuh.
Sehingga, sata kamu menghembuskan napas, tubuh akan menjadi lebih rileks. Kmau bisa menggunakan teknik ini untuk mengatur napasmu:
- Hembuskanlah napasmu secara perlahan, kemudian lanjutkan dengan mengambil napas secukupnya.
- Cobalah untuk menarik napas selama 4 detik, kemudian hembuskan selama 6 detik.
- Lakukanlah kedua hal ini dalam posisi yang nyaman menurutmu, selama 2 hingga 5 menit.
Cobalah pernapasan perut
Melakukan pernapasan perut (diagfrahma), ternyata efektif, loh untuk mengurangi rasa cemas dan stres. Latihan pernapasan perut juga bisa membantu kamu untuk mengotrol emosi.
Ketika melakukan pernapasan perut, proses pertukaran oksigen akan menjadi lebih maksimal. Jika belum terbiasa, bernapas menggunakan diafragma akan terasa sedikit melelahkan. Namun, hal tersebut bisa diatasi kok dengan sering melakukan latihan.
Nah, kamu bisa mencoba langkah-langkah dibawah ini untuk latihan pernapasan perut:
- Berbaringlah dan letakkan bantal dibawah kepala lututmu. Kamu juga bisa melakukannya dalam posisi duduk tegak dengan kondisi lutut yang ditekuk. Buatlah posisi senyaman mungkin.
- Letakkan satu tanganmu di dada dan satu tanganmu dibawah tulang rusuk atau sekitar perut bagian atas.
- Tarik napas dan usahakan agar bagian perut yang bergerak.
- Hembuskan napas melalui mulut. Cobalah untuk menarik otot perutmu agar udara keluar dari paru-paru.
Fokuskan pikiran pada pernapasan

Ternyata fokus terhadap deep breath yang dilakukan perlahan, bisa membantu kamu menjadi lebih tenang, loh! Berikut langkah-langkahnya:
- Lupakan berbagai macam pikiran yang membuatmu gelisah. Posisikan dirimu dalam keadaan senyaman mungkin.
- Fokuslah pada setiap udara yang dihirup dan hembuskan secara teratur.
- Perhatikan bagaimana rongga dadamu bergerak secara alami mengikuti ritme pernapasanmu. Kamu juga bisa menghitung setiap gerakannya.
- Bayangkan kegelisahanmu ikut terbawa setiap hembusan napas yang dilepaskan.
- Lakukanlah hal ini selama beberapa menit agar tubuhmu menjadi lebih rileks.
Teknik pernapasan ini biasanya digunakan dalam proses meditasi dan yoga, loh! Kamu bisa mencobanya ketika sedang merasa cemas maupun panik. Namun, kalau kamu merasa sudah ngga bisa mengendalikannya, lebih baik segera minta bantuan profesional, ya!
Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP


