Menjelang penutup malam biasanya seseorang cenderung melakukan berbagai hal salah satunya bersantai. Tapi, kondisi tersebut bisa memunculkan keinginan seseorang untuk mengemil di malam hari dan membuat konsumsi makanan jadi berlebihan. Sebenarnya baik ngga sih ngemil di malam hari?
Kebiasaan ngemil di malam hari

Ternyata, makan pada malam hari bisa membuat asupan kalori harian jadi meningkat. Hal ini dapat mengarah pada perubahan berat badan dan ketidakstabilan tubuh dalam melakukan metabolisme karena asupan makanan yang tinggi kalori.
Salah satu faktor yang bisa memengaruhinya adalah jam tidur yang ngga teratur, sehingga membuat orang cenderung ingin ngemil saat mereka belum tertidur.
Dampak ngemil di malam hari

Peningkatan kadar gula darah
Seseorang yang terbiasa mengemil di malam hari berisiko mengalami peningkatan kadar gula darah, dalam jangka panjang hal ini bisa mengakibatkan terjadinya penyakit jantung.
Peningkatan resiko obesitas
Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan lemak atau kalori bisa meningkatkan risiko terjadiya obesitas, karena saat ngemil di malam hari kalori yang diperoleh dari mankanan tersebut ngga bisa metabolisme secara sempurna.
Penurunan daya ingat
Berdasarkan penelitian terbaru, diketahui bahwa kebiasaan ngemil di malam hari bisa memengaruhi kemampuan untuk mempelajari hal baru dan menurunkan kemampuan memori dalam otak. Penelitian juga dilakukan pada beberapa ekor tikus dimana tikus yang mengonsumsi makanan di jam harusnya tidur lebih sulit untuk mengingat suatu objek dibandingkan tikus yang makan di jam yang normal.
Bagaimana menghentikan kebiasaan ngemil di malam hari?

- Temukan Penyebabnya
Kebanyakan orang memilih makan ketika menjelang malam hari. Kemungkinan besar penyebababnya bisa dikarenakan adanya pembatasan konsumsi pada siang hari sehingga seseorang cenderung mengonsumsi berlebihan di malam hari. Kebiasaan tersebut biasanya dilakukan untuk menahan kesedihan atau rasa frustasi dan cenderung akan mengonsumsi jumlah makanan lebih banyak dibandingkan biasanya.
Gunakan rutinitas
Konsumsi makan yang teratur dan jam tidur yang baik dapat membantu penyebaran asupan makanan dalam sehari sehingga dapat menghindari kelaparan saat malam hari. Kurangnya jam tidur berkaitan dengan tingginya konsumsi kalori dan rendahnya kualitas makanan. Selain itu, kualitas tidur yang buruk dapat meningkatkan resiko obesitas.
Hindari menyimpan cemilan kurang sehat
Apabila kamu sering mengonsumsi jenis makanan yang tinggi lemak atau tinggi gula maka usahakan untuk ngga menyimpannya dalam rumah. Akan lebih baik jika kamu menyimpan makanan sehat seperti buah-buahan, yoghurt atapun keju. Jenis makanan ini bisa mencegah kamu untuk makan berlebihan di malam hari.
Kelola stres
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi rasa stres dalam diri diantaranya melatih napas, mandi air hangat, yoga hingga melakukan peregangan.
Konsumsi protein setiap makan
Perbedaan jenis makanan yang dikonsumsi bisa memengaruhi rasa lapar seseorang. Konsumsi protein dapat menghambat rasa lapar, membuat kenyang lebih lama dan mencegah kebiasaan ngemil di malam hari.
Yuk, biasakan untuk mengonsumsi makanan di waktu yang sudah ditentukan teman sehat dan hindari ngemil di malam hari terutama konsumsi makanan ringan atau fast food yang bisa meningkatkan resiko terjadinya berbagai penyakit.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP
Helen West. 2016. 10 Clever Ways to Stop Eating Late at Night
https://www.healthline.com/nutrition/10-ways-to-stop-eating-late-at-night#TOC_TITLE_HDR_6
Dawn H Loh, Shekib A Jami, Richard E Flores, Danny Truong, Cristina A Ghiani, Thomas J O’Dell, Christopher S Colwell. 2015. Misaligned feeding impairs memories
https://doi.org/10.7554/eLife.09460.001
Jacqueline Howard. 2016. Late-Night Snacking May Have A Surprising Effect On Your Memory
https://www.huffpost.com/entry/late-night-snacking-memory-learning_n_568a9f78e4b06fa68882e0f9
Alyssa Pike. 2019. Struggling With Late-Night Snacking? Read This.
