Hai, Teman Sehat! Belakangan ini buah merah sering dibahas karena berbagai manfaat yang terkandung di dalamnya. Manfaat tersebut diklaim berdasarkan penelitian yang saat ini sedang dikembangkan atau sudah dilakukan. Benarkah demikian? Yuk, simak penjelasannya!
Asal usulnya
Buah dengan warna merah pekat ini berasal dari Papua yang dapat tumbuh di hutan. Masyarakat Papua sudah mengenal buah ini sejak zaman dahulu karena dipercaya mampu membantu mencegah atau mengatasi beberapa penyakit.

Buah tinggi antioksidan ini semakin populer karena khasiatnya untuk berbagai penyakit berbahaya seperti kanker dan tumor. Bahkan ada pula pasien dari Papua yang menderita AIDS menunjukkan hasil baik setelah diberikan minyak buah merah selama 3 bulan.
Apa saja manfaatnya?
Berikut ini beberapa penyakit yang dipercaya dapat dibantu penyembuhannya menggunakan buah merah:

Penyakit jantung koroner
Kandungan vitamin yang tinggi pada buah ini membantu untuk mencegah dan mengurangi kesakitan karena jantung koroner. Ekstrak minyaknya mengandung vitamin E (α dan γ- tokoferol), beta karoten, dan juga menunjukkan aktivitas antioksidan.
Kandungan inilah yang dapat membantu mencegah terbentuknya foam cell atau penyempitan pada saluran aorta dimana menjadi salah satu terjadinya jantung koroner.
Diabetes mellitus
Buah merah memiliki kandungan senyawa asam lemak steroid/terpenoid, minyak atsiri, glikosida jantung, karotenoid, antrakuinon, flavonoid, dan kumarin. Senyawa-senyawa tersebut berperan untuk melawan radikal bebas sehingga sekresi insulin meningkat dan terjadi penurunan kadar gula darah.
Penelitian juga menujukkan pemberian pada hewan coba diabetes mellitus dapat menurunkan kadar gula darahnya sampai 15%. Meskipun demikian, buah merah ngga bisa diklaim sebagai pengobatan diabetes mellitus ya, Teman Sehat!
Malaria
Malaria merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi parasit plasmodium dari nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian sari buah merah yang kaya antioksidan bisa menekan pertumbuhan parasit tersebut.
Demam berdarah
Penderita demam berdarah selalu disertai dengan trombositopenia dimana kadar trombosit darah yang terlalu rendah. Kondisi ini bisa sangat membahayakan kondisi pasien.
Minyak buah merah mengandung karotenoid, tokoferol, betakaroten, asam oleat, dan asam linoleat yang mempunyai peran sebagai antioksidan dan berkhasiat menangkal terbentuknya radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kadar trombosit darah.
Nah, kamu sudah tahu kan berbagai manfaat buah merah untuk kesehatan! Namun ingat, jika ingin mengonsumsi buah yang beredar di pasaran, pastikan produk tersebut sudah terstandar BPOM dan aman dikonsumsi. Selamat mencoba, Teman Sehat! Share artikel bermanfaat ini ke orang-orang sekitar kamu, ya!
Editor & Proofreader: Mega Kurniawati, SGz

