Amenore pada Perempuan, Berbahayakah?

Teman Sehat, apakah kamu mengalami menstruasi yang ngga teratur? Hati-hati jika dibiarkan bisa berisiko pada tubuhmu. Nah, berikut ini penjelasan terkait hal tersebut!

Amenore

Amenore merupakan suatu kondisi saat seorang perempuan ngga mengalami menstruasi pada selama 3-6 bulan berturut-turut atau menstruasi <4 kali dalam setahun.

Secara umum amenore dibagi atas 2 yaitu amenore primer yaitu ketika perempuan yang telah mencapai usia 16 tahun belum mengalami mestruasi dan amenore sekunder jika penderita yang sudah pernah mengalami menstruasi tapi hanya mengalami menstruasi sekali dalam 3 bulan.

Faktor Risiko Amenore

Foto: Pixabay.com

Teman Sehat, berikut ini faktor risiko seseorang mengalami amenore :

  1. Berat badan ngga normal. Berat badan yang kurang bisa mempengaruhi siklus menstruasi karena menganggu fungsi ovarium. Pemberntukan hormon bisa terganggu jika terlalu kurus (lemak <15-17%), karena memerlukan 22% lemak tubuh untuk proses pembuahan dan keperluan reproduksi.
  2. Kondisi axietas. Kondisi ini merupakan respon fisiologis dan psikologis seseorang yang berusaha beradaptasi dengan tuntutan beban yang berasal dari dirinya dan dari lingkungan luar. Bisa saja karena faktor stress karena belajar ataupun kondisi lingkungan yang kurang baik. Bedasarkan penelitian, kondisi anxietas bisa mengaktivasi HPA (Hipotalamus Pituitary Adrenal) bersama dengan sistem saraf autonom yang akan mempengaruhi perubahan pada sistem reproduksi sehingga penderitanya akan mengalami siklus menstrusi yang tidak teratur (abnormal).
  3. Adanya gangguan pada organ-organ yang bertanggung jawab pada siklus haid. Salah satu penyebab amenore sekunder adanya gangguan pada hipotalamus-hipofisis (amenorea sentral), ovarium (amenorea ovarium), dan uterus (amenorea uteriner)
  4. Pembatasan makanan yang terlalu ketat contohnya pada seorang vegetarian dan gangguan makan seperti anorexia dan bulimia.
  5. Sedangkan pada atlet, faktor risikonya adalah karena atlet melakukan latihan berat sekali dan kehilangan lemak tubuh secara drastis terutama pada bagian paha dan pinggul.

Jika kondisi ini ngga segera ditangani dengan baik, perempuan yang mengalami amenore akan berisiko sulit hamil dan berisiko mengalami pengereposan pada tulang.

Tips Mengatasai Amenore

Foto: Pixabay.com

Teman Sehat jika kamu mengalami kondisi amenore kamu bisa melakukan tips berikut ini :

  1. Konsultasikan ke dokter. Kamu ngga perlu ragu untuk memeriksakan kondisimu kepada dokter. Semakin cepat kamu melakukan pengecekkan tentunya akan mengurangi dampak risiko dari amenore.
  2. Gizi seimbang. Kamu perlu memenuhi kebutuhan gizimu dengan baik sehingga kebutuhan gizimu tercukupi dan ngga mudah kehilangan lemak dalam tubuhmu.
  3. Pentingnya memiliki berat badan yang normal. Saat ini banyak melakukan diet yang malah membahayakan tubuh. Perubahan berat badan yang drastis tentunya akan mempengaruhi siklus menstruasi.
  4. Jangan stress. Stress juga mempengaruhi perubahan siklus menstruasi, sangat penting untuk hidup dengan enjoy dan berpikiran positif.
  5. Olahraga secara teratur. Olahraga yang teratur bisa membuat tubuhmu bugar dan menghilangkan stress yang kamu rasakan.

Nah, itulah penjelasan terkait amenore pada perempuan. Jika kamu mengalami kondisi seperti yang disebutkan di atas kondisimu jangan ragu untuk melakukan konsultasi ke dokter, ya!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP

Referensi

Kementrian Kesehatan RI. 2014. Pedoman Gizi Olahraga Prestasi
http://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/75455

Oktavia dkk. 2015. Hubungan Anxietas dengan Kejadian Amenore Sekunder pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Journal Kesehatan Andalas: Vol 4 N0 1.
http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/211

Meirizia dkk.Hubungan Berat Badan Tidak Normal dengan Kejadian Amenore pada Remaja Putri.
https://jurnal.stikesperintis.ac.id/index.php/JKP/article/view/362

Suparman dkk. 2017. Amenorea Sekunder: Tinjauan dan Diagnosis. Jurnal Biomedik :Vol 9 No 3
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/view/17335/0

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.