
Pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam peradaban suatu bangsa. Yap, lahirnya generasi penerus yang unggul dimulai dari pendidikan. Apakah kamu sudah pernah mendengar wilayah 3T di Indonesia?
Sahabat Sehat, 3T merupakan singkatan dari terdepan, terluar, dan tertinggal, area yang digolongkan sebagai bagian negara yang membutuhkan bantuan dalam beragam sektor. Daerah 3T memang belum sepenuhnya bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Contoh daerah 3T yakni Nias, Bengkalis, Dumai, Indragiri Hilir, Halmahera, Boalemo, dan masih banyak lainnya. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh wilayah ini adalah pemerataan pendidikan. Mulai dari akses, infrastruktur, kualitas hingga motivasi masyarakat untuk mengenyam atau mendapatkan pendidikan.
Apa masalah pendidikan yang terjadi di wilayah 3T?
Kesenjangan terlihat nyata terjadi di daerah 3T, seperti kurangnya fasilitas pendidikan, pembangunan fasilitas kurang merata, tenaga pendidik yang sedikit, dan banyaknya angka putus sekolah hingga tingkat kesadaran yang kurang menunjukkan bahwa kualitas pendidikan sangat rendah dan menjadikan salah satu penyebab pendidikan di daerah masih tertinggal.
Faktor jarak rumah dengan sekolah dan kemampuan finansial juga menjadi salah satu hambatan anak-anak 3T mendapatkan pendidikan yang baik. Kondisi yang ada ada daerah ini tentu sangat jauh berbeda dengan kualitas pendidikan yang ada di kota-kota besar.
Pendidikan, bagian penting pembangun bangsa
Melansir laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), disebutkan bahwa pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia merupakan komponen yang penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Pelatihan, pemenuhan fasilitas sarana dan prasarana merupakan salah satu upaya untuk mencapainya.
Sebagai contohnya adalah literasi yang dengannya setiap orang bisa meningkatkan pengetahuan dan kemampuan membaca menulis, hingga berpikir kritis untuk mengembangkan pemikiran dan pembelajaran di dalam kehidupan sehari hari. Literasi menjadi bagian tak terpisahkan dalam dunia pendidikan.

Sahabat Sehat, untuk mewujudkan peningkatan mutu pendidikan diperlukan upaya dan kerjasama dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat. Penerapan manajemen pendidikan berbasis masyarakat juga digunakan sebagai pendekatan dalam pencapaian pemerataan pendidikan.
Salah satu program lain pemerintah saat ini adalah Merdeka Belajar, yang diimplementasikan melalui bantuan dana operasional (BOS) yang berpusat pada siswa supaya bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas.
Kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh SDM. Oleh karenanya, adanya pendidikan inklusif melalui program pendampingan bagi para wakil daerah ini diharapkan bisa menyusun rencana tindak lanjut program peningkatan layanan dan akses pendidikan sekolah dasar yang diadakan oleh pemerintah pusat.
Harapannya, manajemen pendidikan berbasis masyarakat dan kemampuan adapatasi teknologi yang ada bisa diimplementasikan langsung dan menghasilkan layanan pendidikan bagi semua anak tanpa membedakan status sosial maupun ekonomi. Wah menarik kan? Yuk dukung dan turut menyukseskan beragam proses pembelajaran!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
