Hai, Sahabat Sehat, vitamin K merupakan zat gizi mikro yang sangat penting untuk tubuh loh! Sayangnya, masih sedikit orang yang memahaminya. Kebanyakan orang akan lebih mengenal vitamin A, B atau C padahal vitamin K ngga kalah berperngaruh terhadap kesehatan tubuh kamu. Yuk mengenal vitamin K lebih jauh lagi dan mengetahui manfaat apa saja sih dari vitamin ini!

Vitamin K?
Vitamin K adalah vitamin yang larut dalam lemak yang pertama kali diidentifikasi dalam sebuah penelitian tentang pembekuan darah oleh Carl Peter Henrik di Denmark. Huruf “K” adalah singkatan dari “Koagulation”, istilah Denmark untuk koagulasi.
Vitamin K secara signifikan berperan dalam berbagai aktivitas biologis termasuk regulasi metabolisme kalsium dalam jaringan, pertumbuhan dan proliferasi sel, stres oksidatif, reaksi inflamasi, pembekuan darah, serta hemostasis. World Health Organization dan the Food and Agriculture Organization menyarankan untuk mengkonsumsi vitamin K sebanyak 65 mcg/hari untuk laki-laki dan 55 mcg/hari untuk perempuan berdasarkan perhitungan kebutuhan 1 mcg/hari/kg berat badan, sedangkan menurut Recommended Daily Allowance (RDA) saran konsumsi vitamin K yang dianjurkan adalah 75 mcg/ hari.
Jenis dan Sumber Vitamin K
Vitamin K secara alami terbagi dalam dua jenis yaitu vitamin K1 dan vitamin K2. Meskipun larut dalam lemak, analog sintetiknya yang dikenal sebagai menadione atau K3 dapat larut dalam air dan diubah menjadi vitamin K2 di hati. Vitamin K1 juga dikenal sebagai phylloquinone atau phytonadione, berasal dari herbal dan merupakan bagian tak terpisahkan dari diet manusia.
Vitamin K ditemukan dalam banyak buah dan sayuran seperti buah kiwi, alpukat, brokoli, anggur hijau, dan selada. Juga dalam minyak seperti kanola, kedelai, dan minyak zaitun.

Manfaat Vitamin K untuk Kesehatan
Konsetrasi vitamin K yang rendah dalam plasma darah berkorelasi dengan risiko tinggi kejadian patah tulang pada seseorang. Beberapa penelitian eksperimen menujukkan manfaat vitamin K terhadap metabolisme tulang.
Selain efeknya yang terkenal bermanfaat dalam pembekuan darah vitamin ini juga memberikan efek yang relevan untuk menjaga kesehatan tulang dan sistem vaskular. Selain itu konsumsi vitamin K juga dapat membantu untuk meningkatkan sensitivitas insulin pada pasien diabetes mellitus.
Penelitian dalam Diabetes Care Journal yang melibatkan 355 pasien DM menunjukkan vitamin K berkontribusi terhadap peningkatan sensitivitas insulin pada laki-laki dewasa dengan diabetes. Vitamin K juga terlibat dalam proliferasi sel pankreas, sensitivitas insulin, produksi adiponektin dan peningkatan toleransi glukosa.
Vitamin K memiliki pengaruh penting dalam menjaga kesehatan tubuh kamu, mengkonsumsi pangan kaya vitamin K juga baik untuk melindungi kesehatan tulang kamu. Namun tetap ingat, konsumsi segala sesuatunya dengan wajar dan ngga boleh berlebihan, ya! Semoga sehat selalu, Sahabat Sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
