Konsumsi Ikan Mentah? Waspada Infeksi Cacing Pita

Sahabat Sehat, pernahkah kamu mendengar penyakit diphyllobothriasis? Penyakit ini disebabkan oleh konsumsi makanan yang di dalamnya terdapat larva cacing pita Diphyllobothrium latum. Konsumsi ikan mentah sangat berisiko terhadap infeksi larva. Bagi kamu penggemar ikan, wajib tahu cacing satu ini.

cacaing pita pada ikan mentah
Foto: Pixabay.com

Cacing pita pada ikan 

Diphyllobothrium latum adalah slah satu jenis cacing pita terbesar yang bisa menginfeksi manusia dan mamalia, serta burung pemakan ikan lainnya. Penyakit yang disebabkan oleh organisme ini disebut diphyllobothriasis dan diakibatkan konsumsi larva Diphyllobothrium spp.

Larva biasanya ditemukan dalam daging dan jeroan ikan segar mentah atau setengah matang. Bahkan jika telah dimarinasi, diasinkan, atau diasap dingin, risiko adanya kontaminasi larva cacing pita masih ada. Larva infektif ditemukan dalam daging dan jeroan (telur, hati) ikan air tawar dan laut. Ikan air tawar merupakan reservoir epidemiologi utama D. latum, sedangkan spesies Diphyllobothrium lainnya berasal dari ikan laut.

Setelah dikonsumsi, larva menempel di usus halus dan tumbuh dengan cepat. Telur mulai diproduksi dan dikeluarkan lewat tinja paling cepat 15 hari setelah konsumsi larva. Cacing pita dewasa tumbuh hingga 32 kaki (sekitar 10 meter) dan dapat menghasilkan sekitar satu juta telur per hari.

Gejala diphyllobothriasis

Diagnosis infeksi cacing pita Diphyllobothrium latum memerlukan riwayat menyeluruh dengan perhatian khusus pada pekerjaan pasien, hobi, kebiasaan makan, dan riwayat perjalanan. Diphyllobothriasis bisa terjadi baik di daerah endemik maupun non endemik akibat globalisasi. Penyebarannya terkait dengan konsumsi ikan mentah atau kurang matang. Selain itu, risiko infeksi ini mudah menyebar di daerah dengan praktik kebersihan dan sanitasi yang buruk.

gejala infeksi cacing pita, sakit perut
Foto: Freepik.com

Infeksi ini bisa terjadi tanpa maupun dengan adanya gejala. Pasien yang terinfeksi bisa menunjukan gejala mulai dari yang ringan seperti sakit perut, diare, kelelahan, sakit kepala, hingga anemia pernisiosa.

Bagaimana pencegahannya?

Pedoman Food Code FDA menghimbau ikan perlu dimasak hingga matang untuk menonaktifkan cacing ini. Ikan dimasak dengan suhu 63 – 73 oC selama 15 detik bergantung peruntukkan dan jenis masakan berbahan ikan.

Pengolah dan pengecer komersial bisa menggunakan proses deep-freeze khusus untuk membunuh parasit dalam produk ikan yang disajikan tanpa dimasak dengan matang. Ikan disimpan dengan cara dibekukan pada suhu -20oC (ketahanan 7 hari), suhu -35oC atau di bawahnya hingga beku, dan disimpan pada -35 oC untuk penyimpanan 15 jam.

Penanganan infeksi Diphyllobothrium

Umumnya, obat yang digunakan unutk menangani penyakit infeksi ini adalah dengan meggunakan praziquantel. Dosis 25 mg/kg tercatat sangat efektif melawan infeksi D. latum. Sedangkan dosis yang lebih rendah pada 10 mg/kg terbukti efektif terhadap spesies lain Diphyllobothrium, tetapi ngga memberikan hasil bagus terhadap D. latum saat diuji secara in vivo pada hewan.

Penggunaan obat ini bisa memberikan efek samping seperi lemas, sakit kepala, pusing, sakit perut, demam, dan mungkin urtikaria. Jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya, ya! Sahabat Sehat, semoga informasi ini bermanfaat.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Arizono N, Yamada M, Nakamura-Uchiyama F, Ohnishi K. 2009. Diphyllobothriasis associated with eating raw pacific salmon. Emerg Infect Dis. 15(6):866-70.

CDC. 2020. Diphyllobothrium latum (and other species) FAQs . https://www.cdc.gov/parasites/diphyllobothrium/faqs.html. Diakses 31 Agustus 2022.

Scholz T, Garcia HH, Kuchta R, Wicht B. Update on the human broad tapeworm (genus diphyllobothrium), including clinical relevance. 2009. Clin Microbiol Rev. 22(1):146-60.

Sharma K, Wijarnpreecha K, Merrell N. 2018. Diphyllobothrium latum Mimicking Subacute Appendicitis. Gastroenterology Res. 11(3):235-237.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.