Sahabat Sehat, bagi kamu fans drama korea mungkin sering melihat aktor kesayangan mengonsumsi jeonbokjuk (bubur abalone). Di Korea dan negara Asia Timur lainnya, abalone menjadi bahan yang sering ditemui dalam sup dan bubur. Selain karena rasanya yang enak, bahan ini juga diapresiasi karena manfaat kesehatannya, termasuk untuk mata dan kulit.
Apa itu Abalone?
Abalone adalah moluska gastropoda yang hidup di air asin pesisir. Anggota family Haliotidae, berukuran 4-10 inci. Seperti siput univalve lainnya, hewan satu ini juga memiliki cangkang tunggal di atasnya dan menggunakan kaki besar untuk berpegangan pada batu dan merupakan pemakan ganggang.

Abalon juga dikenal sebagai siput laut dan paling sering ditemukan di perairan dingin Selandia Baru, Australia, Afrika Selatan, Jepang, serta pantai barat Amerika Utara. Dagingnya kaya akan rasa dan aroma dan dianggap sebagai culinary delicacy.
Pemanfaatannya
Daging atau bagian otot kaki dapat dikonsumsi mentah atau matang, seperti kerang, tetapi proses pemanggangan dianggap sebagai cara masak paling cocok untuk abalone. Rasa alaminya seperti mentega dan asin, tekstur kenyal saat dikunyah dan memiliki berbagai kandungan gizi penting. Kemudian, cangkangnya juga bisa digunakan sebagai barang dekoratif dan sebagai sumber mutiara atau perhiasan, kancing, gesper, dan tatahan.
Kandungan Gizi
Siput laut ini kaya akan kandungan protein, yodium dan omega-3. Dalam 1 porsi (85 g) abalone terkandung 161 kalori, 16,7 g protein, 39,39 g karbohidrat, dan 5,76 g lemak. Selain itu, juga mengandung 1,4 mg kalsium, 502 mg natrium, 47,6 mg magnesium, 0,2 mg tembaga dan 184 mg fosfor. Kandungan vitamin yakni 7 IU vitamin A, 23 mg vitamin K, 4 mg vitamin E, 2 mg vitamin C, 3 mg vitamin B, 5 mg vitamin B9, 1,5 mg vitamin B3, 0,73 mg vitamin B12 dan 0,2 mg vitamin B6.

Manfaat Kesehatan Abalone
Kandungan omega-3, terutama EPA dan DHA di dalamnya baik bagi kesehatan jantung. Asam lemak ini mampu mengurangi risiko penyakit jantung dan mereduksi kadar trigliserida darah. Abalone juga baik bagi kesehatan hati dan meningkatkan kemampuan detoksifikasi hati.
Kandungan fosfor di dalamnya mendukung kesehatan ginjal dengan cara memastikan rilis limbah yang tepat dari ginjal saat buang air kecil dan ekskresi. Fosfor juga membantu proses pencernaan dengan meningkatkan pemanfaatan karbohidrat dan lemak. Kandungan vitamin A berguna untuk menjaga kesehatan mata. Tahukah Sahabat Sehat? Siput laut ini juga direkomedasikan untuk dikonsumsi penderita kanker stadium normal karena adanya kandungan yodium yang memiliki efek anti-karsinogenik.
Siput Laut untuk Kecantikan
Bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh bagian dalam, jenis moluska yang satu ini juga dimanfaatkan untuk kecantikan. Di dalamnya terkandung minyak dan nutrien yang dimanfaatkan industri untuk mempertahankan kekenyalan kulit. Yodium yang dikandungnya berguna untuk kesehatan rambut, kuku dan gigi. Yodium meningkatkan kekuatan folikel dan meningkatkan kecepatan pertumbuhan rambut.
Cara Mengolahnya
Pisahkan daging dari cangkangnya terlebih dahulu. Selanjutnya, cucilah di bawah air mengalir menggunakan sikat dan keluarkan daging dengan sendok. Usus dan bagian keras dibuang. Daging abalone bisa direbus dan ditumis. Pastikan pemasakan berlangsung sebentar sekitar 30 detik – 2 menit. Bila dimasak di atas cangkangnya dengan cara dipanggang atau dikukus, cukup 5-6 menit saja supaya daging tetap lembut.
Nah, setelah membaca artikel ini, Sahat Sehat jadi tertarik ngga buat mencoba abalone?
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
