Mengenal Telur, Si Salah Satu “Protein Lengkap”

Hai, Sahabat Sehat. Siapa yang suka telur? Aroma ketika dipanaskan di atas teflon aja sudah menggiurkan, iya kan? Beberapa orang ada yang ngga makan telur karena alergi. Ada juga yang ngga suka telur karena alasan amis dan sebagainya. Padahal, kamu tentu sudah sering dengar bahwa telur ini menjadi salah satu sumber protein. Bahkan, kualitas gizinya termasuk yang lengkap lagi. Ingin tahu lebih jelasnya? Yuk, simak ulasan berikut. Check it out!

protein dalam telur
Foto: PIxabay.com

Klasifikasi Protein

Berdasarkan kualitas gizinya, protein bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu protein lengkap, protein setengah lengkap, dan protein tidak lengkap. Kualitas gizi yang dimaksud disini adalah kandungan asam amino essensial yang tersedia.

Dikatakan lengkap, berarti mengandung asam amino dalam jumlah cukup dan rasio yang tepat untuk membantu pertumbuhan normal. Contoh protein lengkap adalah albumin pada telur, dan casein pada susu, daging, ikan, serta unggas. Protein setengah lengkap contohnya protein pada kacang-kacangan, polong, dan biji-bijian. Sedangkan, protein tidak lengkap contohnya ada di jagung (zein).

Protein Putih vs Kuning Telur

Banyak orang bilang, bahwa dalam satu butir telur protein paling banyak ada di bagian putihnya. Bener ngga sih? Nah, salah satu hasil penelitian kandungan protein secara kuantitatif dengan alat spektrofotometer, menunjukkan bahwa kadar protein putih telur lebih rendah daripada kuning telur.

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (2017), dalam 100 g telur ayam ras (bagian kuning) terkandung energi 355 kkal, 16,3 g protein, 31,9 g lemak, dan 0,7 g karbohidrat. Sedangkan, dalam 100 g telur ayam ras (bagian putih) terkandung energi 50 kkal, 10,8 g protein, 0 g lemak, dan 0,8 g karbohidrat.

Satu butir telur seberat 53 g mengandung putih telur 65,64%, kuning telur 23,61% dan cangkang telur 10,75%. So, jika dengan berat yang sama (misalnya 100 g) kandungan protein kuning telur memang lebih tinggi. Tetapi, jika dalam satu butir telur dengan komposisi putih telur mencapai 60%, kandungan protein paling banyak ada di putihnya. Jadi udah clear ya, Sahabat Sehat?

kandungan gizi telur, sumber protein
Foto: Pixabay.com

Kandungan Gizi berbagai Jenisnya

Beragam macam telur mungkin sudah diketahui oleh banyak orang. Pemanfaatannya pun mungkin juga berbeda antara jenis satu dengan yang lainnya. Mulai dari telur ayam ras, telur ayam kampung, telur bebek, hingga telur puyuh. Apakah kandungan gizinya sama? Tentu berbeda, dilihat dari ukurannya pun pasti sudah berbeda.

Menurut penelitian kadar protein dengan metode kjeldahl, diketahui bahwa kandungan protein yang lebih tingi secara berurutan adalah telur ayam kampung, telur bebek, telur puyuh, dan telur ayam ras.

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (2017), kandungan gizi makro per 100 g mulai dari energi, protein, lemak, dan karbohidrat telur ayam kampung adalah energi 174 kkal, 10,8 g protein, 14,0 g lemak, 1,2 karbohidrat. Telur ayam ras mengandung energi 154 kkal, 12,4 g protein, 10,8 g lemak, dan 0,7 karbohidrat. Telur bebek mengandung energi 187 kkal, 10,9 g protein, 12,4 g lemak, 7,9 karbohidrat. Sedangkan telur puyuh memgandung energi 116 kkal, 10,7 g protein, 7,0 g lemak, 1,6 karbohidrat

Nah, gimana Sahabat Sehat, jadi lebih tahu dong ya sama si telur. Semoga informasi ini dapat bermanfaat ya. Keep Healthy and Happy!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Ramadhani N, Herlina, Pratiwi AC. 2018. Perbandingan kadar protein pada telur ayam dengan metode spektrofotometri sinar tampak. Jurnal Ilmiah Farmasi. 6(2): 53-56. DOI: 10.26874/kjif.v6i2.142

Bakhtra DDAB, Rusdi, Mardiah A. 2017. Penetapan kadar protein dalam telur unggas melalui analisis nitrogen menggunakan metode kjeldahl. Jurnal Farmasi Higea. 8(2): 143-150.

[KEMENKES RI] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017. Jakarta (ID): Direktorat Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.