Sahabat Sehat, sisa makanan biasanya sayang untuk dibuang, sehingga cara terbaik untuk bisa dikonsumsi ulang yaitu dengan memanaskan kembali makanan tersebut. Beberapa makanan memang ngga masalah jika kembali dipanaskan, tapi di sisi lain ada beberapa makanan yang justru berpotensi menyebabkan keracunan makanan. Hal ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang telah mencemari makanan dan menimbulkan terjadinya keluhan seperti mual, muntah, diare, dan kram perut.

Inilah 5 makanan yang berpotensi berubah menjadi racun, kamu harus ekstra hati-hati jika ingin memasaknya kembali. Let’s check it out !
Ayam
Ayam memiliki kandungan kaya gizi protein dan salah satu makanan favorit banyak orang. Memasak kembali ayam ternyata bisa menimbulkan permasalahan pada sistem pencernaan, loh! Menurut Dewan Keamanan Pangan Australia, ayam ngga apa dipanaskan kembali asalkan mencapai suhu 80°C, karena pada suhu tersebut bakteri yang menyebabkan keracunan bisa terbunuh.
Bayam
Bayam merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral juga fitonutrien yang baik bagi kesehatan. Pemanasan kembali bayam maupun sayuran lain memang bisa mengurangi kandungan gizi di dalamnya. Selain itu, bayam juga mengandung zat nitrat yang bisa berubah menjadi nitrit bila terekspos udara.
Nah, jika terkonsumsi dalam jumlah yang cukup banyak nitrit ini bisa berbahaya bagi tubuh. Jadi disarankan untuk ngga menyimpan bayam yang sudah dimasak terlalu lama, karena semakin lama disimpan kandungan nitrat pada sayur bayam bisa semakin bertambah.

Kentang
Pemanasan kembali makanan bisa mengalami berkurangnya bahkan kehilangan zat gizi yang terkandung didalamnya, termasuk kentang. Masalah utama timbulnya keracunan pada kentang yaitu bila kentang yang sudah dimasak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruangan. Hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri Clostrodium botulinum yang bersifat toksik. Sebaiknya setelah dimasak dan ngga habis, segera simpan kentang dalam lemari es dan jangan dimasak kembali.
Nasi
Keracunan akibat nasi timbul akibat penyimpanan yang ngga tepat. Jika nasi yang telah masak dibiarkan pada suhu ruangan selama beberapa jam, spora bakteri Bacillus cereus bisa menumpuk dalam nasi, loh! Jadi nasi yang sudah dimasak perlu disimpan dalam lemari es pada tempat yang bersih. Cara terbaik memanaskan kembali nasi yaitu dengan menggorengnya dalam suhu panas. Pastikan juga ngga menyimpan nasi lebih dari 24 jam, ya!
Telur
Sama halnya dengan ayam, telur kaya akan kandungan protein. Pengolahan, penyimpanan, dan pemasakan kembali telur dengan suhu yang tepat bisa mencegah penyakit bawaan makanan. Metode pemanasan ulang menyesuaikan jenis telur yang akan dimasak dan dianjurkan untuk menggunakan suhu sekitar 74°C.
Nah, itulah 5 jenis makanan yang sebaiknya ngga dipanaskan kembali. Selain memperhatikan proses pemanasan, pastikan juga makanan disimpan dalam tempat yang bersih dengan suhu yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti STP
