Aktivitas fisik perlu dijadikan sebagai to do list Sahabat Sehat karena manfaatnya yang luar biasa untuk kesehatan. Manfaat ini bisa dirasakan oleh semua orang, termasuk masyarakat kelompok usia lanjut. Ini dia manfaat aktivitas fisik yang bisa dirasakan oleh usia lanjut, serta jenis aktivitas dan frekuensi kegiatannya yang perlu Sahabat Sehat cermati!

Manfaat kesehatan bagi usia lanjut
Manfaat aktivitas fisik bagi usia lanjut memberikan efek jangka pendek dan jangka panjang. Manfaat jangka pendek yaitu meningkatkan kualitas tidur, menurunkan risiko kecemasan, hingga menjaga tekanan darah normal, sedangkan manfaat jangka panjangnya yaitu meningkatkan kesehatan otak dan jantung, meningkatkan kekuatan tulang, keseimbangan dan koordinasi, hingga kemampuan hidup mandiri, serta menurunkan risiko kanker dan obesitas.
Meningkatkan Kesehatan Otak
Demensia dan alzheimer menjadi gangguan kesehatan otak dengan jumlah yang cukup banyak dialami oleh masyarakat usia lanjut. Kegiatan fisik menjadi upaya yang dapat membantu mengurangi risiko demensia dan alzheimer. Aktivitas fisik yang teratur disertai keterampilan motorik yang baik juga bermanfaat bagi fungsi kognitif.
Menurunkan Risiko Kecemasan
Meningkatkan Kesehatan Jantung
Serangan jantung dan stroke menjadi risiko terbesar bagi usia lanjut. Aktivitas fisik yang dilakukan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan memberikan kualitas jantung yang lebih baik.
Meningkatkan Fleksibilitas dan Kekuatan
Nyeri osteoartritis dapat menyebabkan masalah bagi lanjut usia karena persendian dan otot menjadi kaku dan sulit bergerak. Meskipun kegiatan fisik tidak dapat mengembalikan kondisi persendian, kegiatan fisik dapat menjaga pergerakan otot dan sendi sehingga lebih nyaman dalam bergerak. Latihan kekuatan otot yang tepat juga dapat memperkuat otot agar dapat bergerak secara mandiri.
Meningkatkan Kualitas Tidur
Tidur yang cukup telah terbukti mengurangi risiko gangguan kesehatan fisik dan mental. Aktivitas fisik dapat membantu menyeimbangkan pola pikir dan kelelahan fisik, sehingga memicu tidur yang berkualitas.

Membantu Mencegah Penyakit Kronis
Aktivitas fisik mampu menurunkan risiko terhadap sejumlah penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular, kanker usus besar, diabetes, obesitas, hingga hipertensi. Bagi penderita penyakit kronis, aktivitas fisik dapat mengurangi timbulnya gejala penyakit. Sebuah studi menunjukkan bahwa pasien berusia di atas 60 tahun menunjukkan lebih sedikit tanda penyakit Alzheimer ketika melakukan olahraga 30 menit setiap hari.
Jenis aktivitas fisik untuk usia lanjut
Aktivitas fisik untuk lansia baiknya menggabungkan antara latihan aerobik, latihan kekuatan/resistensi, dan latihan peregangan/fleksibilitas. Beberapa jenis aktivitas fisik yang dapat direkomendasikan oleh Sahabat Sehat untuk orang tua disekitar kita diantaranya yaitu yoga, pilates, latihan aerobik dan latihan kekuatan.
Banyak sekali ya manfaat yang dapat diperoleh bagi usia lanjut saat rutin melakukan aktivitas fisik. Jadi, masihkah ada alasan untuk menunda melakukan aktivitas fisik?
