Apa sih Bedanya Es Krim, Gelato, dan Sorbet?

perbedaan es krim, sorbet dan gelato
Foto: Pexels.com

Sahabat Sehat, kamu suka makan es krim ngga? Es krim memang salah satu makanan pencuci mulut yang dicari kala cuaca lagi panas-panasnya. Selain es krim, ada juga gelato dan sorbet yang semakin digemari masyarakat karena punya rasa dan tekstur yang unik. Sebenarnya, apa sih bedanya es krim, gelato, dan sorbet? Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

Es Krim

Es krim merupakan hidangan beku yang terbuat dari krim, susu, penstabil, pengemulsi, perisa, pewarna, dan air. Hidangan ini dibuat dengan mencampurkan bahan melalui pengadukan (agitasi) untuk membentuk rongga udara supaya adonan es krim mengembang dan kemudian dibekukan. Biasanyanya, es krim mengandung 61,7% air, 20,7% karbohidrat, 12% lemak, dan 4,1% protein. 

Es krim yang terbuat dari susu, juga kaya akan kandungan asam amino dan asam lemak esensial, serta mineral kalsium dan fosfor yang diperlukan tubuh. Lemak menjadi komponen penting yang menciptakan rasa dan tekstur creamy pada es krim sehingga menentukan kualitasnya. Es krim golongan premium biasanya memiliki kandungan lemak sekitar 12-14%, es krim standar 10-12%, sedangkan es krim ekonomi 8-10%.

Gelato

Gelato dan es krim secara sekilas memang nampak hampir sama, tapi sebenarnya komposisi keduanya berbeda, loh. Penggunaan air dan bahan pemanis pada gelato bisa digantikan dengan penggunaan alkohol, sirup jagung, buah, atau susu. Penambahan coklat, bubuk coklat, kacang, buah, dan rempah juga bisa dilakukan untuk memberi rasa dan tekstur yang khas pada gelato. Gelato punya kandungan lemak yang lebih rendah dibanding es krim. Kalau lemak es krim ekonomi berkisar antara 8-10%, lemak dalam gelato hanya 4-8% saja. Selain dari segi komposisi, gelato juga memiliki tekstur yang lebih padat dan lembut dibanding es krim. 

perbedaan es krim, sorbet dan gelato
Foto: Pexels.com

Sorbet

Berbeda dengan es krim dan gelato, sorbet ngga menggunakan susu atau krim dalam pembuatannya. Bahan utama sorbet adalah buah atau jus buah (puree), air, dan sukrosa. Sorbet bisa juga ditambahkan pewarna, perisa, penstabil untuk membuat kualitasnya lebih baik. Tekstur sorbet lebih kasar karena terdiri dari kristal-kristal es dan mudah meleleh. Penggunaan buah sebagai bahan dasar utama, membuat sorbet memiliki kandungan serat, vitamin, dan tentunya rendah lemak. Sorbet yang dibuat dengan penambahan padatan susu disebut sherbet, yang punya rasa dan tekstur yang lebih creamy dibanding sorbet karena kandungan susunya. 

Nah itu dia beberapa perbedaan es krim, gelato, dan sorbet. Kalau kamu paling suka yang mana, Sahabat Sehat? Yuk, bagikan pendapat kamu di kolom komentar.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Aishwariya M., Geeta P., Vijaya Geeta V., Aravindakshan P., Jayaray Rao K. 2019. Development of technology for fruit based frozen sherbet. International Journal of Research in Basic and Advanced Sciences. http://ijrbas.org/index.php/ijrbas/article/view/3/2 diakses pada 21 Juli 2021.

Cahyadi, W. 2017. Penambahan Konsentrasi Bahan Penstabil dan Sukrosa terhadap Karakteristik Sorbet Murbei Hitam. https://journal.unpas.ac.id/index.php/foodtechnology/article/view/649 diakses pada 21 Juli 2021.

Deosarkar S.S., Khedkar C.D., Kalyankar S.D. and Sarode A.R. 2016. Ice Cream: Uses and Method of Manufacture. In: Caballero, B., Finglas, P., and Toldrá, F. (eds.) The Encyclopedia of Food and Health. Oxford: Academic Press.

Singh,S., Rani, R., dan Kanse, S. 2020. A Review on Gelato: An Italian Delicacy. Emergent Life Science Research. https://www.researchgate.net/publication/346521831_A_review_on_Gelato_An_Italian_delicacy. Diakses pada 21 Juli 2021. 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.