Apa sih Penyebab Anak Tantrum?

Bagi Sahabat Sehat yang menjadi orang tua, mungkin sudah ngga asing dengan istilah tantrum yang kerap kali dialami oleh anak. Istilah ini seringkali digunakan ketika anak sedang rewel, merengek, atau secara tiba-tiba menangis secara histeris. Tapi sebenarnya apa sih yang dimaksud tantrum? Kemudian, apa penyebabnya? Berikut ini ulasan singkat mengenai tantrum pada anak.

kenali tantrup pada anak
Foto: Pexels.com

Apa itu tantrum?

Dalam sesi BISIK “Kenali & Atasi Tantrum pada Anak : Bunda Sigap, Ayah Tanggap” yang diadakan Cita Sehat, psikolog anak yang juga Founder dari Rainbow Castle, Belinda Agustya, menjelaskan bahwa tantrum adalah sebuah episode singkat dari perilaku yang ekstrim, tidak menyenangkan, kadang agresif sebagai respon atas rasa frustasi atau marah. Perilaku ini biasanya dialami sejak anak berusia 18 bulan.

Kenapa anak mengalami tantrum?

Tantrum seringkali terjadi karena anak merasa sulit mengekspresikan emosi, utamanya perasaan marah dan tidak nyaman, sehingga memunculkan perilaku yang ekstrim. Belinda juga menambahkan bahwa tantrum merupakan hal yang wajar dialami oleh oleh anak usia 1,5 – 3 tahun. Perilaku ini bisa terjadi karena kosa kata yang dimiliki anak masih terbatas sehingga sulit untuk mengungkapkan emosi yang dirasakan.

“Pola pikir anak masih sangatlah konkret, seperti terbatas pada hal yang mereka bisa lihat, sentuh atau dengar. Sedangkan emosi, seperti marah itu sendiri merupakan sesuatu yang abstrak, sehingga wajar bila di usia ini anak mengalami tantrum” jelas Belinda.

Selain itu, bagian otak yang mengatur kemampuan berpikir logis pada usia anak belum berkembang secara sempurna. Pada akhirnya, anak akan menjadikan ledakan emosi dalam bentuk tantrum sebagai solusi dalam mengatasi hal-hal yang membuat mereka ngga nyaman.

apa penyebab anak tantrum
Foto Pexels.com

Apa penyebab anak tantrum?

Tentunya ada banyak sekali kondisi yang bisa membuat anak merasa ngga nyaman atau marah. Salah satunya seperti yang dialami oleh Pramudia Narudundana, seorang Mom Influencer yang bercerita bahwa tantrum seringkali terjadi ketika keinginan dari sang buah hati ngga dituruti atau saat sang anak dilarang untuk melakukan sesuatu.

Ternyata, perilaku yang muncul ketika anak merasa marah atau ngga nyaman bukan hanya dalam bentuk tantrum, loh! Bisa juga anak menjadi lebih cemas ketika mau ditinggal oleh orang tua atau menjadi susah tidur.

Perilaku inilah yang terlihat, atau bisa juga diibaratkan sebagai puncak dari gunung es dari berbagai perasaan yang dialami anak. Jika dilihat lebih dalam akan ada berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab anak mengalami tantrum atau sikap lainnya yang dianggap ngga menyenangkan ketika marah atau mengalami lonjakan emosi. Nah, di sinilah orang tua berperan untuk menggali lebih dalam apa yang menjadi penyebab anak berperilaku demikian.

Kanali dan Atasi tantrum pada Anak
Foto: Cita Sehat Foundation

Gimana Sahabat Sehat, semoga informasi ini cukup membantu ya untuk lebih mengenal tantrum pada anak. Kalau masih masih penasaran dengan berbagai topik seputar parenting dan kesehatan, jangan lupa nantikan update mengenai acara BISIK di media sosial Cita Sehat dan linisehat, ya!

Referensi

Cita Sehat Foundation. Bisik – Kenali & Atasi Tantrum pada Anak : Bunda Sigap, Ayah Tanggap. https://www.youtube.com/watch?v=9tRaHfwcajM

Nemourus KidsHealth. 2022. Temper Tantrums. https://kidshealth.org/en/parents/tantrums.html#
Diakses pada 1 Juli 2022.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.