Apakah isi piring makan Sahabat Sehat sudah ada satu potong daging ayam sebagai protein hewani? Sebenarnya, kenapa sih protein hewani penting untuk selalu ada di piring makan kamu? Kemudian, seberapa banyak sih daging ayam yang perlu dikonsumsi? Yuk simak penjelasannya!
Peran protein hewani
Penelitian Alderman and Headey tahun 2018 menyatakan bahwa ada bukti kuat antara kejadian stunting dengan rendahnya konsumsi pangan hewani pada balita usia 6-23 bulan. Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga anak memilki panjang atau tinggi badan kurang untuk usianya.

Kondisi ini dapat dicegah pada masa sebelum dan saat hamil, sehingga janin yang di dalam kandungan kelak tidak terlahir stunting. Pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi, terutama protein dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Kandungan gizi daging ayam
Menurut Direktorat Gizi, Departemen Kesehatan tahun 2010, dalam 100 gram daging ayam terkandung protein sebesar 18,20 gram, lemak sebesar 25 gram, dan energi sebesar 404 kkal. Pada bagian dada ayam mengandung 35.2 gram protein per 100 gram, bagian paha ayam mengandung protein 31 gram protein per 100 gram, bagian sayap mengandung 34 gram protein per 100 gram. Bukan hanya itu, tulang yang biasanya melekat pada daging ayam dapat dijadikan kaldu yang kaya akan zat besi dan kolagen.
Daging ayam sumber protein hewani yang berkualitas tinggi, karena mengandung asam amino essensial yang lengkap dan asam lemak tidak jenuh. Asam amino esensial memiliki peran penting dalam berbagai fungsi jaringan tubuh, mulai dari pertumbuhan, perkembangan, metabolisme, dan fungsi lainnya.

Anjuran konsumsi daging ayam
Mengikuti anjuran Kementrian Kesehatan, isi piringku untuk ibu hamil dan menyusui, jumlah protein hewani yang harus dikonsumsi adalah 4 porsi per hari untuk trimester 1,2, dan 3 dengan taksiran bahan pangan 1 potong daging ayam adalah 50 gram.
Anjuran isi piringku bayi usia 6 hingga 8 bulan bisa dibuatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) dengan ditambahkan 1 potong daging ayam sebanyak 30 gram, bayi usia 9-11 bulan ditambahkan 1 potong daging ayam sebanyak 40 gram, bayi usia 12-23 bulan ditambahkan 1 potong daging ayam sebanyak 50 gram.
Sahabat Sehat, selalu ingat bahwa konsumsi protein hewani pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita periode MPASI merupakan hal yang penting untuk mencegah stuntinng. Salah satunya dengan menambahkan satu potong daging ayam pada menu makan. Ayo cegah stunting bersama!
Ditulis oleh:
Anggita Nurmallasari, S.Gz
Mahasiswa Dietisien IPB University
