Benarkah Semangka Bisa Cegah Batu Ginjal?

Halo Sahabat Sehat! Salah satu buah yang menjadi favorit banyak orang, semangka, seringkali dikonsumsi karena dapat menjadi pelepas dahaga, mengingat kandungan air di dalamnya mencapai 92 persen. Tapi tahukah kamu, kalau buah ini digadang-gadang memiliki manfaat untuk mencegah batu ginjal? Ingin tahu kebenarannya? Mari simak penjelasannya di sini!

semangka mencegah batu ginjal
Foto: Pexels.com

Kenapa terjadi batu ginjal?

Batu ginjal merupakan sebutan untuk material keras menyerupai batu yang ditemukan di dalam ginjal atau kemih (urolithiasis) yang tersusun dari kristal kalsium. Ini bisa terjadi karena adanya zat sisa metabolisme dalam darah yang seharusnya dibuang, namun justru mengendap dan mengkristal seiring berjalannya waktu.

Penyakit ini biasanya muncul karena beberapa faktor, seperti kebiasaan menahan buang air kecil terlalu lama, kurang minum air putih, memiliki kadar garam yang pekat dalam urin, kelebihan vitamin D, kalsium, dan asam urat, serta banyaknya zat kimia yang terkandung dalam urin.

Semangka dalam mencegah batu ginjal

Semangka kaya akan kandungan zat gizi, seperti air, serat, kalium, antioksidan, vitamin C, A (karetenoid), B6, dan K, serta likopen dan asam amino sitrulin. Zat terbanyak yang dimiliki buah semangka selain air adalah kalium yang berpotensi menghambat atau mencegah terbentuknya batu ginjal.

Telah banyak studi yang membuktikan bahwa kalium mampu melepaskan endapan racun dalam ginjal. Bahkan, kalium juga bisa mengurangi kadar asam urat dalam darah yang sebelumnya diketahui menjadi faktor penyebab timbulnya batu ginjal. Ngga hanya itu Sahabat Sehat, kandungan air dan antioksidan dalam semangka juga bisa memperlancar pembuluh darah dan memaksimalkan fungsi ginjal, sehingga menurunkan potensi terbentuknya endapan di ginjal.

semangka mencegah batu ginjal
Foto: Unsplash.com

Di sisi lain, jika kamu mengonsumsi semangka ketika sudah mengalami batu ginjal, efeknya justru ngga baik, loh! Hal ini disebabkan karena saat menderita batu ginjal, tubuh kamu akan kesulitan untuk membuang kelebihan kalium yang diperoleh saat mengonsumsi semangka. Alhasil, kondisi ini justru bisa menimbulkan masalah kesehatan lain, seperti hiperkalemia atau kelebihan kadar kalium dalam tubuh. Oleh karena itu, alangkah baiknya kamu perlu mengetahui dan memperhatikan terlebih dahulu tujuan dalam mengonsumsi buah semangka.

Sahabat Sehat itulah penjelasan mengenai kemampuan buah semangka yang bisa bermanfaat untuk mencegah timbulnya batu ginjal. Perlu diingat juga bahwa mengonsumsi semangka sebaiknya dalam porsi yang cukup dan sejalan dengan pedoman gizi seimbang. Semoga informasi ini bermanfaat!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

Effendi, E. M., & Wardatun, S. (2017). Potensi Sari Buah Semangka Merah (Citrullus vulgaris rubrum) dan Sari Buah Semangka Kuning (Citrullus vulgaris flavum) sebagai Peluruh Batu Ginjal Kalsium Oksalat secara In Vitro. Ekologia12(1), 6-11.  https://journal.unpak.ac.id/index.php/ekologia/article/view/249.

Hasanah, U. (2016). Mengenal Penyakit Batu Ginjal. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera14(2). https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jkss/article/view/4698.

Siddiqui, W. A., Shahzad, M., Shabbir, A., & Ahmad, A. (2018). Evaluation of anti-urolithiatic and diuretic activities of watermelon (Citrullus lanatus) using in vivo and in vitro experiments. Biomedicine & Pharmacotherapy97, 1212-1221. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0753332217333085.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.