Manfaat konsumsi cokelat sepertinya tidak akan pernah ada habisnya untuk dibahas. Berdasarkan hasil penelitian, cokelat diyakini dapat memperbaiki mood bagi yang mengonsumsinya. Oleh sebab itu, cokelat menjadi salah satu produk yang banyak digandrungi oleh masyarakat baik anak-anak, remaja, maupun dewasa.
Selain memberikan manfaat positif untuk kondisi psikologis tubuh, ternyata cokelat juga dapat menjaga kesehatan jantung dan mencegah munculnya risiko penyakit kardiovaskular loh! Tertarik untuk mengetahui manfaatnya? Cek tulisan berikut yuk!

Cokelat dan Penyakit Kardiovaskular
Penyakit kardiovaskular merupakan gangguan kesehatan yang terjadi karena munculnya permasalahan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah. Penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Lembaga statistik kesehatan asal Amerika Serikat (Institute for Health Metrics and Evaluation) menyebutkan bahwa kematian akibat penyakit ini mencapai 36,3% dari total kematian di Indonesia pada 2016.
Penyakit kardiovaskular dapat dicegah dengan konsumsi bahan pangan sumber senyawa bioaktif, salah satunya cokelat. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi cokelat dapat menurunkan risiko gagal jantung, atherosklerosis, dan memperbaiki profil lipid dalam darah. Hasil penelitian yang dikutip Medical News Today menunjukkan bahwa cokelat hitam dengan kadar gula dan lemak yang rendah merupakan salah satu parameter cokelat yang baik bagi kesehatan jantung kamu!
Antioksidan pada Cokelat
Cokelat dikenal dengan kandungan senyawa antioksidan yang tinggi. Kelompok polifenol dan flavonoid menjadi senyawa yang dominan dalam cokelat. Saat flavonoid bereaksi dengan protein dalam air liur, akan memberikan reaksi rasa pahit di dalam mulut sebagai ciri khas cokelat.
Kandungan flavonoid pada cokelat berbeda pada setiap produknya. Bubuk dark chocolate memiliki kandungan flavonoid 5 kali lebih besar dibandingkan dengan milk chocolate. Selain itu, proses produksi juga dapat meningkatkan konsentrasi total polifenol di dalamnya. Biji cokelat sebelum dan sesudah roasting, memiliki kandungan total polifenol yang lebih rendah dibandingkan dengan produk cokelat siap konsumsi.

Antioksidan pada cokelat terbukti dapat mencegah penyakit kardiovaskular, menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol total dan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat, serta meningkatkan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.
Peran antioksidan cokelat dalam menjaga kesehatan jantung sangat luas. Konsumsi cokelat yang mengandung antioksidan tinggi dapat mencegah munculnya plak pada pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko penyumbatan dan memperlancar aliran darah, sehingga mencegah munculnya hipertensi.
Memilih Cokelat yang Baik untuk Jantung
Tidak semua jenis produk cokelat dan turunannya yang dapat kamu jumpai memberikan manfaat baik bagi kesehatan, loh! Ada beberapa produk cokelat yang perlu kamu batasi konsumsinya dan ada yang bisa kamu utamakan untuk dipilih.
Cokelat yang dapat kamu pilih untuk memberikan manfaat kesehatan jantung adalah cokelat bubuk (chocolate powder) dan cokelat hitam (dark chocolate). Sedangkan, cokelat putih perlu dbatasi konsumsinya, karena produk tersebut tinggi gula dan rendah polifenol, meskipun diproduksi dengan lemak kakao.
Nah, itulah peran cokelat untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular. Jangan salah pilih produk cokelat ya, Sahabat Sehat! Salam sehat!
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
