Apakah kamu penggemar kopi? Menikmati secangkir kopi setelah makan memang menambah sensasi menyenangkan. Akan tetapi, sering minum kopi setelah makan berdampak bagi kesehatan. Inilah pro kontranya. Lalu, apakah yang akan terjadi jika minum kopi setelah makan? Simak penjelasannya berikut beserta solusinya jika ingin sesekali minum kopi setelah makan.

Efek Minum Kopi Setelah Makan
Umumnya, kopi menjadi minuman pendamping untuk para pecinta kopi, terlebih di pagi hari yang terasa nikmat karena menyegarkan tubuh. Dari sisi kesehatan, minum kopi setelah makan tidak dianjurkan karena banyak efek negatifnya. Menurut studi di University of Guelph, minum kopi setelah makan makanan berlemak berisiko meningkatkan gula darah sampai dua kali lipat. Kafein dan makanan berlemak juga menyebabkan tubuh tidak benar-benar dapat membersihkan gula secara maksimal.
Kebiasaan minum kopi setelah makan juga memperlambat kemampuan tubuh menyerap zat besi dan mineral dari makanan yang dikonsumsi. Daya penyerapannya berkurang menjadi hanya sebesar 80%.
Minum kopi setelah makan siang juga membuatmu sulit tidur di malam hari. Penyebabnya adalah kafein menghambat kinerja kimia otak yang berkaitan dengan rasa kantuk atau jam tidur. Pada akhirnya, istirahat tidak maksimal dan memengaruhi aktivitas di siang harinya karena mengantuk atau lunglai.
Perhatikan Ini Sebelum Minum Kopi Setelah Makan
Mengonsumsi kopi dalam jumlah sedang memang ngga masalah. Akan tetapi, lain halnya jika minum kopi setelah makan. Supaya ngga mengalami gangguan kesehatan seperti penjelasan sebelumnya, perhatikan beberapa hal ini sebelum minum kopi setelah makan.

Imbangi dengan konsumsi sumber hewani
Dilansir dari laman SehatQ, salah satu gangguan kesehatan karena minum kopi setelah makan adalah mengurangi kemampuan tubuh menyerap zat besi. Hal ini karena polifenol merupakan penghambat utama penyerapan zat besi.
Kopi cenderung menghambat penyerapan zat besi dari sumber nabati. Nah, supaya terhindar dari risikonya, kamu bisa mengonsumsi sumber protein hewani, tembaga, dan vitamin C. Meskipun demikian, jika kamu ingin mengonsumsi makanan berprotein nabati masih bisa dengan menambah jumlah asupannya atau mengurangi kapasitas kopi yang diminum.
Hindari mengonsumsi berlebihan
Minum kopi berlebihan juga dikhawatirkan menimbulkan gangguan pencernaan, seperti asam lambung naik, kembung, tidak nyaman, perih, hingga diare. Faktanya, semakin banyak polifenol dari kopi yang masuk ke tubuh, semakin menurunnya penyerapan zat besi. Solusinya, disarankan tidak mengonsumsi lebih dari 400 mg kafein atau setara 4 cangkir kopi setiap hari.
Hindari minum kopi mendekati waktu tidur
Sahabat Sehat perlu menghindari kopi setelah makan malam, terutama saat mendekati waktu tidur, karena menyebabkan gangguan tidur dan meningkatkan kecemasan. Jika kurang tidur, maka bisa pusing dan tidak bertenaga keesokan harinya. Pastikan tidak mengonsumsi kopi dalam waktu berdekatan antara makan malam dan waktu tidur. Hati-hati karena gula pada kopi bisa menyebabkan penyakit, seperti diabetes melitus.
Hindari kopi bersamaan dengan makanan tertentu
Minum kopi setelah makan bisa tetap aman jika menghindari makanan tertentu. Hindarilah daging merah, tiram, unggas, dan kacang-kacangan, karena kopi akan membentuk ikatan dengan mineral zink di dalamnya.
Kopi juga memengaruhi penyerapan kalsium jika mengonsumsinya setelah minum susu yaitu menyebabkan kalsium banyak terbuang lewat urin. Hindari pula makanan yang digoreng atau yang berlemak karena meningkatkan kolesterol.
Minum air putih dulu
Dibandingkan langsung meminum kopi, lebih baik jika setelah makan minum air putih yang membantu memecah makanan, sehingga tubuh bisa menyerap zat gizi dengan baik. Air putih mendukung detoksifikasi dan melunakkan feses yang mencegah sembelit, sehingga melancarkan pencernaan. Pastikan mengonsumsi air putih 8 gelas per hari. Jika tetap ingin minum kopi setelah makan, maka usahakan minum air putih terlebih dahulu.
Itulah beragam hal yang perlu diperhatikan jika ingin menikmati kopi setelah makan, khususnya bagi Sahabat Sehat yang termasuk pecinta kopi. Meskipun demikian, jangan terlalu sering minum kopi atau terlalu berlebihan mengonsumsinya.
Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP
