Diet Populer yang Cocok Bagi Penderita Diabetes

Bagi para penderita diabetes, diet merupakan salah satu solusi menekan peningkatan kadar gula dalam darah. Sekarang ini, banyak sekali metode diet yang bisa diterapkan. Sayangnya ngga semua metodenya sesuai bagi penderita diabetes, terutama bagi penderita dengan usia lanjut. Kira-kira, diet populer apa ya, yang cocok? Yuk, simak penjelasannya di sini!

Diet mediteranian

Diet mediteranian merupakan salah satu diet populer yang diterapkan oleh masyarakat Yunani dan Italia, sejak tahun 1960. Secara umum, diet ini mengurangi konsumsi asam lemak jenuh (lemak jahat) terutama yang berasal dari hewan.

Flat-lay Photography of Vegetable Salad on Plate

Orang-orang yang melakukan diet ini, akan lebih banyak mengonsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan biasanya menggunakan olive oil ketika memasak. Saat melakukan diet ini, kamu ngga sepenuhnya dilarang untuk mengonsumsi sumber pangan hewani, seperti telur, susu maupun daging dengan jumlah yang dibatasi. Diet ini sudah terbukti bisa menurunkan angka penyakit kronis, seperti diabetes maupun penyakit jantung.

Diet flexitarian

Hampir sama dengan diet mediteranian, orang-orang yang melakukan diet flexitarian karena diet populer ini lebih fokus pada pola makan nabati. Diet ini, juga dikenal sebagai diet semi vegetarian. Flexitarian berasal dari kata “flexible” dan “vegetarian”, atau seorang vegetarian dengan penerapan yang ngga terlalu ketat.

Close-up of Salad in Plate, vegetarian

Awalnya, diet ini ditujukan untuk mengurangi jumlah permintaan daging semakin meningkat. Selain itu, beberapa orang beranggapan bahwa diet ini juga memberikan dampak yang lebih baik terhadap lingkungan.

Ketika melakukan diet ini, kamu cuma diperbolehkan mengonsumsi daging 1 kali dalam seminggu. Menurut penelitian pada tahun 2017, diet ini bisa membantu menjaga berat badan tubuh dan mengurangi risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Diet DASH

Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH), merupakan salah satu metode diet populer yang diperkenalkan oleh National Institute of Health pada tahun 90-an. Meskipun tujuan awalnya adalah mengurangi tekanan darah, diet jenis ini memliki banyak manfaat lain, loh bagi kesehatan. Salah satunya menjaga angka glikemiks tubuh, sehingga baik untuk penderita diabetes.

Side view of a bottle with salt

Ciri khas dari diet ini yaitu mengurangi konsumsi garam dan zat gizi lain, yang bisa meningkatkan tekanan darah seperti kalsium, kalium dan magnesium. Diet ini lebih fokus untuk mengonsumsi sayuran, buah dan susu rendah lemak.

Kamu juga diperbolehkan mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, ikan dan hasil olahan unggas. Selain makanan berkandungan garam tinggi, kamu juga perlu membatasi konsumsmi gula dan daging merah.

Nah, Teman Sehat, ngga semua metode diet itu memberatkan, loh! Kamu bisa memilih metodenya sesuai dengan kebutuhanmu. So, bagi kamu penderita diabetes, tiga metode diet populer ini bisa kamu coba, loh! Jangan lupa bagikan artikel ini ke orang sekitarmu, ya!

Editor & Proofreader: Firda Shabrina, STP

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.